Bupati Anas Siap Merawat Anak Yatim Korban Longsor

0
989

 


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjenguk Azizah, anak yang selamat dari musibah longsor di Dusun Sambungrejo RT 02 RW 03 Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Minggu (4/2/2018).

Bupati Anas menyatakan akan merawat Azizah dan Rahmat, saudara kembarnya. Secara pribadi, apabila pihak keluarga berkenan, Bupati Anas mengaku ingin merawat Azizah dan saudara kembarnya di rumah dan akan disekolahkan hingga mereka dewasa.

Rupanya, Azizah mempunyai saudara kembar yang selama ini tinggal bersama bibinya. Azizah (6 tahun) adalah bocah yang selamat dari reruntuhan longsor di Banyuwangi. Namun kedua orangtuanya, Tumiran (55) dan Salamah (43), meninggal karena tertimpa reruntuhan rumahnya.

Pasangan suami istri tersebut ditemukan tewas dalam kondisi memeluk dan melindungi Azizah dari reruntuhan rumahnya akibat longsor. Kini Azizah bersama Rahmat menjadi yatim piatu, dan tinggal bersama bibinya.

Saat Bupati Anas mengunjungi rumah duka, Azizah menangis di pangkuan bibinya. Azizah tampak masih trauma dengan kejadian yang menimpa dirinya. Bupati Anas lalu memangku Rahmad, dan duduk di samping Azizah sambil merayu agar mau tinggal bersamanya sekaligus sekolah di wilayah Banyuwangi kota.

“Saya akan menunggu sampai kondisi psikologis Azizah dan Rahmad pulih,” ujar Bupati Anas.

Dia pun menginstruksikan kepada pihak kecamatan untuk membawa saudara kembar yatim piatu itu untuk datang dan tinggal di rumahnya.

Bupati Anas turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga tersebut. Dan dia mengaku baru datang dari acara kementerian, langsung ke rumah duka.

“Jika pihak keluarga masih belum siap merelakan Rahmad dan Azizah saya rawat secara pribadi, Pemkab Banyuwangi melalui dinas terkait tetap memastikan menanggung seluruh kebutuhan pendidikan dua anak tersebut serta kebutuhan sehari-harinya,” papar Bupati Anas.

Kejadian memilukan ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur Banyuwangi, Sabtu malam (3/2). Musibah ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Akibat hujan yang turun membuat tebing setinggi empat meter, yang berada di belakang rumah korban longsor. Kedua korban meninggal dunia akibat tertimpa tembok rumah.

Atas kejadian ini, Bupati Anas melakukan cek pembangunan infrastruktur di daerah yang rawan bencana.

“Ke depan, kontruksi bangunan di daerah rawan bencana dan tanah yang labil akan menjadi perhatian khusus pemerintah daerah,” tutur Bupati Anas.

Mengenai musibah itu, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Eka Muharam mengatakan, kondisi tebing yang longsor memang labil setelah hujan.

“Rumah korban berada di bawah tebing. Sehingga, ketika tertimpa longsor, tembok langsung ambruk,” pungkas Eka.

Loading...