sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Peta kandidat Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi mulai mengerucut jelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) NU XIV yang akan digelar pada Rabu, 7 Januari 2026.
Perhelatan akbar warga nahdliyyin tersebut dipastikan berlangsung di Kampus Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Sejumlah nama tokoh NU Banyuwangi mulai ramai diperbincangkan di internal organisasi.
Sumber internal PCNU Banyuwangi menyebutkan, dinamika pencalonan kali ini cukup cair dengan munculnya figur-figur kuat dari berbagai latar belakang, baik struktural maupun kultural.
Di kalangan tanfidziyah, mencuat nama KH Sunandi Zubaidi atau yang akrab disapa Gus Nandi.
Selain itu, nama mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat.
Tak kalah kuat, Rektor UIMSYA Dr. KH Ahmad Munib Syafaat, Lc, MEI, atau Gus Munib, turut disebut sebagai figur potensial.
Bahkan, sejumlah kalangan nahdliyyin juga mengusulkan nama KH Ali Makki Zaini, mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, untuk kembali memimpin organisasi keagamaan terbesar di Bumi Blambangan tersebut.
Sementara itu, untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen), muncul nama Ketua ISNU Banyuwangi Abdul Aziz, MHI, serta Guntur Albadri.
Adapun di jajaran Rais Syuriyah, sejumlah tokoh sepuh NU juga mulai diperbincangkan, di antaranya mantan Ketua PCNU Banyuwangi KH Masykur Ali, mantan Rois Syuriah KH Abdullah Marwan, dan KH Muhdor Atim.
Siapa yang nantinya akan terpilih sebagai Ketua PCNU Banyuwangi periode mendatang?
Jawabannya akan ditentukan melalui mekanisme musyawarah dalam Konfercab NU yang digelar 7 Januari mendatang.
Persiapan Konfercab Tuntas 100 Persen
Panitia Konfercab NU Banyuwangi memastikan seluruh persiapan telah rampung.
Setelah mendapatkan persetujuan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), panitia langsung tancap gas.
Sumber: Radar Banyuwangi, Dari berbagai sumber
Page 2
Page 3
Rapat teknis digelar pada Rabu (24/12) di Kampus UIMSYA Blokagung. Rapat tersebut dihadiri seluruh panitia dan menyepakati pelaksanaan Konfercab pada 7 Januari 2026.
Rapat finalisasi kembali dilakukan pada Jumat (2/1) untuk memastikan kesiapan teknis dan nonteknis.
“Alhamdulillah, semua undangan sudah tersebar, termasuk persiapan di arena Konfercab. Bupati Banyuwangi juga kita undang,” ujar Ketua Panitia Konfercab PCNU Banyuwangi, Moh. Karyono, didampingi Sekretaris Syamsul Arifin, Senin (5/1).
Karyono menegaskan, Konfercab NU Banyuwangi telah siap 100 persen.
Mulai dari lokasi pembukaan, ruang sidang, area parkir, hingga konsumsi peserta dan undangan telah disiapkan. Sekitar 500 undangan dipastikan hadir.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur juga memastikan kehadirannya.
Berdasarkan surat tugas, sejumlah pengurus PWNU Jatim yang dijadwalkan hadir antara lain Wakil Rais PWNU Jatim Dr. KH Romadhon Chotib, MH, Katib PWNU Jatim Dr. H. Ahsanul Haq, MPdI, Ketua PWNU Jatim KH Kikin A. Hakim, serta Sekretaris PWNU Jatim Ir. HM Faqih MSA, PhD.
PBNU Tegaskan Jadwal dan Penunjukan Plh
Kepastian pelaksanaan Konfercab juga diperkuat dengan surat PBNU tertanggal 31 Desember 2025.
Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa Konfercab PCNU Banyuwangi wajib dilaksanakan pada 7 Januari 2026.
PBNU juga menetapkan H.M. Riza Azizy, MEIB sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua PCNU Banyuwangi dan Haikal Kafili, MPdI sebagai Plh Sekretaris PCNU Banyuwangi.
Keduanya diberi wewenang penuh untuk menyelenggarakan Konfercab.
Tema yang diusung dalam Konfercab kali ini adalah “Meneguhkan Khidmah, Merajut Harmoni”.
Panitia menegaskan komitmennya menjaga netralitas dalam seluruh tahapan Konfercab.
“Panitia bersikap netral dan hanya fokus menyukseskan pelaksanaan Konfercab PCNU Banyuwangi. Panitia tidak berpihak dan tidak terlibat dalam kepentingan calon mana pun,” tegas Karyono.
Panitia juga telah menyiapkan draf tata tertib, komisi organisasi, komisi program, komisi rekomendasi, serta komisi bahtsul masail yang akan dibahas Steering Committee (SC).
Sumber: Radar Banyuwangi, Dari berbagai sumber






