Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Diduga Konsleting Listrik Toko Accu di Banyuwangi Dilahap Si Jago Merah

diduga-konsleting-listrik-toko-accu-di-banyuwangi-dilahap-si-jago-merah
Diduga Konsleting Listrik Toko Accu di Banyuwangi Dilahap Si Jago Merah

https://banyuwangihits.id/

Petugas Pemadam Kebakaran Saat Evakuasi Toko Aki di Banyuwangi. Foto : Jaenuddin Banyuwangihits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Kebakaran sebuah toko aki di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Peristiwa itu membuat warga sekitar panik, sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.00 WIB. Pemilik toko, Nur Hidayah (57), mendapat telepon dari tetangganya yang melihat adanya kobaran api di rukonya. Saat diperiksa bersama suami dan anaknya, terlihat asap pekat keluar dari dalam bangunan.

Mereka sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api semakin membesar. Seorang warga bernama Naruki Elma (17) yang melintas kemudian melapor langsung ke Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.

Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi melalui tim humas menyampaikan bahwa api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di atap plafon bagian Tegar Accu, salah satu penyewa ruko. Api kemudian merembet ke bagian ruko lain yang digunakan usaha kuliner Seblak Maksur.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung kerahkan tiga unit mobil pemadam, yakni Ayaxx 03, Fire Doom 04, dan 05. Petugas tiba di lokasi pukul 00.45 WIB, api berhasil dipadamkan total pada pukul 01.18 WIB,” jelas pihak Damkarmat.

Dalam operasi pemadaman itu, selain personel Damkarmat, turut hadir unsur Satpol PP, Redkar, serta warga setempat yang membantu di lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta mencakup bangunan, perabotan, serta barang dagangan berupa aki dan peralatan usaha lainnya.

Polisi bersama tim Damkarmat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (DIN/Redaksi)