Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Wajah Bahagia Warga Alasrejo Sambut Pembagian 350 Sertifikat PTSL, Pendopo Desa Dipenuhi Antusiasme

wajah-bahagia-warga-alasrejo-sambut-pembagian-350-sertifikat-ptsl,-pendopo-desa-dipenuhi-antusiasme
Wajah Bahagia Warga Alasrejo Sambut Pembagian 350 Sertifikat PTSL, Pendopo Desa Dipenuhi Antusiasme

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Suasana pendopo Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Selasa pagi (10/2/2026), dipenuhi wajah-wajah sumringah dan penuh kebahagiaan. Sebanyak 350 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) resmi diserahkan kepada warga pemohon oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat namun hangat.

Antusiasme warga begitu terasa. Sejak pagi, masyarakat sudah berdatangan lebih awal demi memastikan bisa mengikuti pembagian sertifikat. Pendopo desa tak mampu menampung seluruh warga, sehingga antrean panjang pun terlihat hingga ke bawah terop yang telah disiapkan panitia. Suasana penuh semangat, canda, dan rasa syukur mewarnai proses pembagian tersebut.

Salah satu warga Dusun Alasmalang, Asmo’i, mengaku sangat bahagia setelah menerima sertifikat tanahnya.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bahagia sertifikat PTSL ini sudah jadi. Biayanya juga murah,” ungkapnya dengan wajah sumringah kepada Jurnalnews.

Rasa syukur serupa juga disampaikan Suyani, warga Dusun Kebunrejo.

“Saya senang sertifikat ini jadi. Saya ikhlas dengan biaya pembuatannya, serta sumbangan kepada panitia untuk kebutuhan acara,” tuturnya.

Keduanya menegaskan bahwa sertifikat tersebut tidak akan digunakan sebagai jaminan kredit ke bank, melainkan akan disimpan sebagai bukti kepemilikan yang sah.

PTSL Desa Alasrejo total permohonan sertifikat yang masuk mencapai 1.321 berkas, namun untuk tahap ini baru 350 sertifikat yang dapat dibagikan.

Kepala Desa Alasrejo, Atmawiyanto, meminta warga yang belum menerima agar bersabar.

“Desa Alasrejo merupakan desa terakhir yang mendaftar. Awalnya hanya jadi 100, namun Alhamdulillah ada tambahan menjadi 350 sertifikat. Meski belum selesai 100 persen, ini patut kita syukuri bersama,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Setiyono Budiarto, perwakilan Tim 1 BPN Banyuwangi, menjelaskan bahwa sertifikat PTSL saat ini berbentuk sertifikat elektronik.

“Sertifikat bisa dicek melalui aplikasi Tanahku. Di situ ada barcode untuk mengetahui kepemilikan dan memastikan keaslian sertifikat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sertifikat elektronik berbeda dengan sertifikat lama berbentuk buku hijau.

“Yang ini hanya satu lembar bolak-balik, tapi tetap harus dijaga, jangan sampai hilang atau rusak. Mau disimpan atau ‘disekolahkan’ (diagunkan) tidak masalah, asal di tempat yang baik-baik,” katanya sambil berkelakar, disambut tawa warga penerima.

Acara pembagian sertifikat PTSL ini menjadi momen penuh kebahagiaan dan harapan baru bagi warga Desa Alasrejo, sebagai langkah nyata menuju kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Venus Hadi)