Radarbanyuwangi.id – Puluhan rumah tidak layak huni (rutilahu) di sejumlah kecamatan terus direhabilitasi oleh Kodim 0825 Banyuwangi. Program yang dibentuk berkat kerja sama Kodam V Brawijaya dengan Pemprov Jatim tersebut didorong bisa tuntas sebelum akhir Juli 2024.
Sasaran dari pembangunan adalah rumah milik warga miskin yang dianggap sudah tidak layak huni. Pembenahan rumah melibatkan anggota Koramil dengan warga dan pemerintah desa. Sebelum pembangunan dimulai, Koramil melakukan proses pendataan dan verifikasi di lapangan.
Tim dari Kodim 0825 bekerja sama dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk melakukan identifikasi rumah-rumah yang benar-benar membutuhkan perhatian.
Setelah pendataan, langkah selanjutnya adalah melibatkan masyarakat setempat untuk membantu renovasi rumah-rumah warga yang sudah tidak layak ditempati.
Proses pembangunan dilakukan dengan mengganti material dinding, atap, kusen, dan pembuatan kamar mandi bagi warga yang belum memiliki.
Baca Juga: Tender Ulang, Proyek Revitalisasi Pasar Banyuwangi Molor: Tunggu Pemenang Lelang, Bulan Agustus Mulai Dikerjakan
”Dengan adanya rutilahu, kami berharap warga bisa memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat. Rumah yang telah direnovasi memiliki struktur yang lebih aman dan nyaman, sehingga mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat,” kata Pengawas Pelaksanaan Rutilahu dari Kodam V/Brawijaya Kolonel (Arh) Budiono.
Pamen Sahli Bidang Idpol Kodam V/Brawijaya itu berharap program ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga, ke depannya tidak ada lagi warga Banyuwangi yang tinggal di rumah-rumah tidak layak huni.
Baca Juga: Basarnas Banyuwangi Kesulitan Mencari 4 ABK Kapal Nelayan Sumber Risqi: TKP 50 Km dari Perairan TN Alas Purwo
”Semoga bisa berlanjut tahun depan dan menjadi program prioritas untuk membantu masyarakat. Program ini juga menguatkan semangat gotong royong Babinsa dan masyarakat,” imbuhnya.
Dandim 0825 Letkol (Arh) Joko Sukoyo mengatakan, sasaran rehab rutilahu yang diterima masyarakat sudah tepat sasaran. Banyak dari mereka yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Pria asal Batu itu mengaku berulang kali turun ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat yang mendapatkan bantuan rehab.
”Banyak rumah yang kondisinya memprihatinkan, ada yang sudah lama tinggal di rumah reyot yang kayu rumahnya sudah banyak yang lapuk,” kata Joko.
Page 2
Rabu, 31 Juli 2024 | 22:57 WIB
Page 3
Radarbanyuwangi.id – Puluhan rumah tidak layak huni (rutilahu) di sejumlah kecamatan terus direhabilitasi oleh Kodim 0825 Banyuwangi. Program yang dibentuk berkat kerja sama Kodam V Brawijaya dengan Pemprov Jatim tersebut didorong bisa tuntas sebelum akhir Juli 2024.
Sasaran dari pembangunan adalah rumah milik warga miskin yang dianggap sudah tidak layak huni. Pembenahan rumah melibatkan anggota Koramil dengan warga dan pemerintah desa. Sebelum pembangunan dimulai, Koramil melakukan proses pendataan dan verifikasi di lapangan.
Tim dari Kodim 0825 bekerja sama dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk melakukan identifikasi rumah-rumah yang benar-benar membutuhkan perhatian.
Setelah pendataan, langkah selanjutnya adalah melibatkan masyarakat setempat untuk membantu renovasi rumah-rumah warga yang sudah tidak layak ditempati.
Proses pembangunan dilakukan dengan mengganti material dinding, atap, kusen, dan pembuatan kamar mandi bagi warga yang belum memiliki.
Baca Juga: Tender Ulang, Proyek Revitalisasi Pasar Banyuwangi Molor: Tunggu Pemenang Lelang, Bulan Agustus Mulai Dikerjakan
”Dengan adanya rutilahu, kami berharap warga bisa memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat. Rumah yang telah direnovasi memiliki struktur yang lebih aman dan nyaman, sehingga mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat,” kata Pengawas Pelaksanaan Rutilahu dari Kodam V/Brawijaya Kolonel (Arh) Budiono.
Pamen Sahli Bidang Idpol Kodam V/Brawijaya itu berharap program ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga, ke depannya tidak ada lagi warga Banyuwangi yang tinggal di rumah-rumah tidak layak huni.
Baca Juga: Basarnas Banyuwangi Kesulitan Mencari 4 ABK Kapal Nelayan Sumber Risqi: TKP 50 Km dari Perairan TN Alas Purwo
”Semoga bisa berlanjut tahun depan dan menjadi program prioritas untuk membantu masyarakat. Program ini juga menguatkan semangat gotong royong Babinsa dan masyarakat,” imbuhnya.
Dandim 0825 Letkol (Arh) Joko Sukoyo mengatakan, sasaran rehab rutilahu yang diterima masyarakat sudah tepat sasaran. Banyak dari mereka yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Pria asal Batu itu mengaku berulang kali turun ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat yang mendapatkan bantuan rehab.
”Banyak rumah yang kondisinya memprihatinkan, ada yang sudah lama tinggal di rumah reyot yang kayu rumahnya sudah banyak yang lapuk,” kata Joko.