Dua Oknum Polisi Nyabu Dicokol BNP

0
605

Tertangkap Tangan Menyimpan Sabu
BANYUWANGI – Korps kepolisian Banyuwangi tercoreng ulah dua anggota. Kemarin (28/9) dua anggota Polres Banyuwangi dicokok Badan Narkotika Provinsi (BNP) terkait kepemilikan narkoba jenis sabu-subu (SS). Dua polisi “nakal” itu adalah Aipda M. Endrianto dan Briptu Rio Dita.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Endri sehari-hari berdinas di satuan Sabhara, sedangkan Rio di seksi umum (Sium). Kedua bintara polisi itu memang cukup lama dicurigai “bermain” narkoba. Endri dan Riokini masih menjalani pemeriksaan di markas BNP Surabaya. Petugas BNP masih mengembangkan tertangkapnya dua anggota Polres Banyuwangi tersebut.

Diperoleh keterangan, keduanya ditangkap di dua tempat terpisah pada Sabtu (26/9) kemarin. Dari tangan personel kepolisian yang bertugas di Satuan Sabhara dan Seksi Umum Polres Banyuwangi tersebut, petugas BNP mengamankan sejumlah barang bukti Dari tangan Endri berupa satu paket Sabu seberat 0,5 gram, sedangkan dari Rio 0,5 gram sabu.

Barang haram itu disimpan dalam bungkus rokok. Penangkapan terhadap Aipda Endñanto dan Briptu Rio Dita terjadi pada Sabtu (26/9) kemarin. Endri lebih dulu ditangkap petugas BNP yang menyamar. Dia ditangkap sekitar pukul 04.00 di depan MasjidAgtmg Baiturahman (MAB) Banyuwangi. Satu paket sabu seberat 0,5 gram diamankan sebagai barang bukti. Kemudian, polisi melakukan pengembangan.

Ternyata pereda ran sabu-sabu itu juga menyeret anggota Polres Banyuwangi lain, Briptu Rio Dita. Mantan personel Satnarkoba itu ditangkap sekira pukul 16.00 di depan sebuah SPBU di Cluring. Satu paket sabu seberat 0,5 gram diamankan dari tangannya. Modus yang digunakan dua anggota polisi itu sama.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last