Ekonom Universitas Brawijaya Bukukan Dampak Ekonomi Banyuwangi Festival

0
543


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Rangkaian agenda wisata Banyuwangi Festival yang digelar sejak 2012 menjadi salah satu pemicu kemajuan daerah di ujung timur Pulau Jawa itu. Tidak hanya mengerek nama Banyuwangi, namun juga menggerakkan ekonomi. Hal itu dikemukakan Dias Satria, ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (3/10/2018).

Secara mandiri, doktor ekonomi lulusan Adelaide University, Australia, itu mengkaji dampak ekonomi Banyuwangi Festival yang tiap tahunnya beragendakan lebih dari 70 atraksi wisata budaya, wisata alam, dan wisata olahraga. Dias menuangkannya dalam buku berjudul ‘Ekonomi Festival’ yang diterbitkan resmi oleh Universitas Brawijaya serta diluncurkan belum lama ini.

“Saya tertarik mengkaji dampak Banyuwangi Festival sebagai salah satu benchmark di Indonesia yang berhasil mengembangkan ekonomi kreatif dalam kemasan festival, tentu dengan tidak mengesampingkan masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi,” ujar Ketua Program Internasional Ekonomi Keuangan FEB Universitas Brawijaya tersebut.

Dias mengkaji Banyuwangi Festival dengan mengombinasikan ilmu manajemen event, destination branding, dan teori pariwisata berkelanjutan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Ratusan Milenial Ikuti Latihan Bela Negara di Atas Kapal Perang