The Latest Collection of News About Banyuwangi
English VersionIndonesian

8 Festivals in East Java that are included in the Kharisma Event of the Archipelago 2023

8-festival-di-jawa-timur-yang-masuk-kharisma-event-nusantara-2023
8 Festivals in East Java that are included in the Kharisma Event of the Archipelago 2023
Register your email to Subscribe to news delivered directly to your mailbox
Surabaya

Delapan festival di Jawa Timur masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023. Mulai dari Jember Fashion Carnaval hingga Festival Musik Ronthek Pacitan.

KEN merupakan sebuah program kolaborasi yang turut melibatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, local government, dan berbagai pemangku kepentingan pariwisata. KEN digelar dengan tujuan untuk meningkatkan citra Indonesia di bidang pariwisata, serta untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Jawa Timur menyumbang gelaran festival terbanyak nasional dalam Kharisma Event Nusantara 2023. Sebanyak delapan festival masuk dalam KEN 2023. Apa saja delapan festival itu?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prilly Latuconsina dan Yuki Kato di Jember Fashion CarnavalPrilly Latuconsina di Jember Fashion Carnaval 2023/ Photo: Instagram @prillylatuconsina @cassava.photography @nasionp @di3di3

Dilansir situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jember Fashion Carnaval (JFC) merupakan gelaran tahunan Kabupaten Jember. Konsep dari Jember Fashion Carnaval yakni mengusung acara karnaval kostum secara runaway.

Gelaran JFC telah diselenggarakan sejak tahun 2003 oleh Jember Fashion Carnaval Centre. Karnaval kostum ini mengusung tema yang berbeda setiap tahunnya.

JFC selalu menyuguhkan karnaval busana yang menarik dan mengandung nilai budaya. Peserta melakukan parade karnaval dengan menempuh jarak 3,6 kilometer, mulai dari Central Park sampai Gedung Olahraga.

2. Festival Reog Ponorogo – Ponorogo

Reog Ponorogo National Festival (FNRP) masuk top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Ministry of Tourism and Creative EconomyFestival Reog Ponorogo/ Foto: Charolin Pebrianti

Festival Reog Ponorogo merupakan gelaran tahunan untuk kesenian Reog Ponorogo. Perlombaan ini turut melibatkan puluhan peserta dari berbagai penjuru dunia, yang telah digelar sejak tahun 1995.

Festival ini melibatkan kurang lebih 40 pemain yang meliputi penari, pengrawit (pemain musik), serta pengiring.

3. Gandrung Sewu Festival – Banyuwangi

Festival Gandrung Sewu sukses digelar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi. Aksi lebih dari 1.300 seniman tari dan musik itu memukau ribuan wisatawan yang hadir.Gandrung Sewu Festival 2019/ Photo: Ardian Fanani

Festival Gandrung Sewu merupakan festival tahunan kesenian Banyuwangi yakni Tari Gandrung Sewu. Festival ini sudah ada sejak tahun 1974.

Paguyuban Pelatih Seniman dan Tari Banyuwangi (Patih Senawangi) yang diketuai oleh Suko Prayitno, yang menggagas Festival Gandrung Sewu. Tujuannya untuk mempersatukan keragaman budaya di Kabupaten Banyuwangi.

Festival ini melibatkan lebih dari 1.000 penari Gandrung dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari SD, SMP, up to high school.

4. East Java Fashion Harmony – East Java

Bangkitkan Karya Desain Busana Lewat East Java Fashion Harmony 2020 Selama Pandemi COVID-19East Java Fashion Harmony 2020/ Photo: Esti Widiyana

Gelaran selanjutnya yang masuk KEN 2023 yakni East Java Fashion Harmony yang diselenggarakan Provinsi Jawa Timur. Gelaran ini diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan wastra (cloth) kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi ajang pamer keberagaman wastra batik dan tenun khas Jawa Timur, ke kancah internasional.

5. Festival Rujak Uleg – Surabaya

Festival Rujak Uleg 2023Festival Rujak Uleg 2023/ Photo: Special (Dok Pemprov Jatim)

Berikutnya ada festival kuliner yang diselenggarakan di Kota Pahlawan. Festival ini dijuluki sebagai Festival Rujak Uleg.

Festival ini menyuguhkan kuliner rujak uleg terbesar. As known, rujak uleg merupakan kuliner khas Surabaya yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) since 2021.

Daya tarik utama dari festival ini selain sajian rujak uleg yakni prosesi mengulek rujak di atas cobek batu. Cobek batu ini raksasa dengan diameter 2,5 meter.

Festival ini diikuti ratusan peserta. Sajian rujak ulek ini kemudian dibagikan secara gratis kepada para pengunjung yang hadir.

6. Banyuwangi Ethno Carnival – Banyuwangi

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) digelar Sabtu (10/12/2022). Fashion artifisial itu mengangkat kekayaan budaya lintas suku dan etnis di Bumi Blambangan.Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) digelar Sabtu (10/12/2022)/ Photo: Ardian Fanani/detikJatim

Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) atau dapat diistilahkan sebagai Karnaval Etnik Banyuwangi, merupakan festival busana tahunan yang digelar di Banyuwangi. Festival ini menjadi rangkaian dari Banyuwangi Festival.

Rute yang dilalui saat gelaran Banyuwangi Ethno Carnival mulai dari Taman Blambangan hingga Kantor Bupati, yang melewati sejumlah jalanan protokol Kota Banyuwangi sepanjang 2,2 kilometer.

7. Batu Street Food – Stone Town

Batu Street Food Festival merupakan gelaran yang diselenggarakan untuk mempromosikan produk ekonomi kreatif di bidang kuliner. Produk ini dibuat dari perpaduan olahan masakan kekinian dan produk kuliner khas Kota Batu.

Festival ini menghadirkan sederet kuliner. Mulai dari jajanan kaki lima hingga kuliner dari koki hotel dan resto.

8. Festival Musik Tradisional Rontek – Pacitan

festival rontek pacitan 2019Festival rontek pacitan 2019/ Photo: Purwo Sumodiharjo

Terakhir yakni festival yang digelar Kabupaten Pacitan. Festival Musik Tradisional Rontek ini merupakan gelaran tahunan yang menyuguhkan kesenian musik ronthek. Ronthek ini termasuk jenis musik pengiring saat sahur di bulan puasa.

Festival ini menjadi ajang kompetisi ronthek yang diikutii sejumlah perwakilan desa/kecamatan Kota dan Kabupaten Pacitan. Interesting, bukan hanya menampilkan kesenian musik, Karnaval Ronthek juga dimeriahkan oleh tarian dan penampilan pemain yang mengenakan berbagai kostum menarik.

Demikian 8 festival di Jawa Timur yang masuk jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023. Hope it is useful, RECs!

This article was written by Nabila Meidy Sugita, Merdeka Campus Certified Internship participant at detikcom.

Watch Video “Semarak JFC 2023: Penampilan Wonderful Archipelago hingga Parade Hewan [prawns:Video 20detik] (sun/iwd)