Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Flyover Taman Pelangi Surabaya Segera Dibangun, Desain Disesuaikan Nilai Lokal Jawa Timur

flyover-taman-pelangi-surabaya-segera-dibangun,-desain-disesuaikan-nilai-lokal-jawa-timur
Flyover Taman Pelangi Surabaya Segera Dibangun, Desain Disesuaikan Nilai Lokal Jawa Timur

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan desain pembangunan Flyover Taman Pelangi di Surabaya akan disesuaikan dengan nilai-nilai lokal Jawa Timur, khususnya karakter kota Surabaya.

Meski pendanaan proyek sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, wajah infrastruktur tersebut akan tetap mengangkat identitas daerah.

“Meski anggaran seluruhnya dari pemerintah pusat, nanti wajah Flyover Taman Pelangi disesuaikan dengan nilai dan wajah lokal Jawa Timur,” kata Dody usai pertemuan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).

Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya tengah mematangkan desain detail atau Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut.

“Kita sedang tektokan dengan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim terkait detail desain atau Detail Engineering Design Flyover Taman Pelangi,” ujarnya.

Pembebasan Lahan Rampung, Fisik Menunggu Final DED

Menurut Dody, proses pembebasan lahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Surabaya telah selesai dilakukan.

Tahapan selanjutnya adalah pemerataan bangunan serta pembersihan sisa konstruksi sebelum pengerjaan fisik dimulai.

“Untuk pembangunan fisik akan dilakukan secepatnya, menunggu final DED selesai,” jelasnya.

Proyek flyover ini menjadi salah satu prioritas karena berada di simpul lalu lintas padat Surabaya selatan, tepatnya di kawasan pertemuan arus kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju Rungkut, Jemursari, hingga arah pusat kota.

Selama ini, kawasan tersebut dikenal sebagai titik kemacetan kronis, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari ketika aktivitas kerja meningkat.

Konsep Tanpa Lampu Lalu Lintas, Arus Kendaraan Lebih Lancar

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, Flyover Taman Pelangi dirancang menggunakan sistem lalu lintas mengalir tanpa lampu lalu lintas.

Konsep tersebut mirip dengan flyover Aloha di Sidoarjo yang memungkinkan kendaraan bergerak berkesinambungan tanpa harus berhenti karena lampu merah.

Dengan sistem tersebut, kendaraan dari berbagai arah diharapkan dapat melaju lebih lancar sehingga waktu tempuh menjadi lebih efisien.

Menurut Eri, keberadaan flyover ini tidak hanya berfungsi mengurai kemacetan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat, khususnya warga Surabaya selatan yang setiap hari melewati kawasan tersebut.

Sumber: jawapos.com, radar surabaya


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan desain pembangunan Flyover Taman Pelangi di Surabaya akan disesuaikan dengan nilai-nilai lokal Jawa Timur, khususnya karakter kota Surabaya.

Meski pendanaan proyek sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, wajah infrastruktur tersebut akan tetap mengangkat identitas daerah.

“Meski anggaran seluruhnya dari pemerintah pusat, nanti wajah Flyover Taman Pelangi disesuaikan dengan nilai dan wajah lokal Jawa Timur,” kata Dody usai pertemuan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).

Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya tengah mematangkan desain detail atau Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut.

“Kita sedang tektokan dengan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim terkait detail desain atau Detail Engineering Design Flyover Taman Pelangi,” ujarnya.

Pembebasan Lahan Rampung, Fisik Menunggu Final DED

Menurut Dody, proses pembebasan lahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Surabaya telah selesai dilakukan.

Tahapan selanjutnya adalah pemerataan bangunan serta pembersihan sisa konstruksi sebelum pengerjaan fisik dimulai.

“Untuk pembangunan fisik akan dilakukan secepatnya, menunggu final DED selesai,” jelasnya.

Proyek flyover ini menjadi salah satu prioritas karena berada di simpul lalu lintas padat Surabaya selatan, tepatnya di kawasan pertemuan arus kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju Rungkut, Jemursari, hingga arah pusat kota.

Selama ini, kawasan tersebut dikenal sebagai titik kemacetan kronis, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari ketika aktivitas kerja meningkat.

Konsep Tanpa Lampu Lalu Lintas, Arus Kendaraan Lebih Lancar

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, Flyover Taman Pelangi dirancang menggunakan sistem lalu lintas mengalir tanpa lampu lalu lintas.

Konsep tersebut mirip dengan flyover Aloha di Sidoarjo yang memungkinkan kendaraan bergerak berkesinambungan tanpa harus berhenti karena lampu merah.

Dengan sistem tersebut, kendaraan dari berbagai arah diharapkan dapat melaju lebih lancar sehingga waktu tempuh menjadi lebih efisien.

Menurut Eri, keberadaan flyover ini tidak hanya berfungsi mengurai kemacetan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat, khususnya warga Surabaya selatan yang setiap hari melewati kawasan tersebut.

Sumber: jawapos.com, radar surabaya