Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Bali Makin Macet, DPR Usulkan Bus Laut Jadi Solusi Cepat

bali-makin-macet,-dpr-usulkan-bus-laut-jadi-solusi-cepat
Bali Makin Macet, DPR Usulkan Bus Laut Jadi Solusi Cepat

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kemacetan di Bali kian menjadi sorotan seiring meningkatnya jumlah wisatawan setiap tahun.

Kepadatan lalu lintas di sejumlah kawasan pariwisata dinilai sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mendorong pengembangan transportasi bus laut sebagai solusi alternatif yang dinilai realistis dan cepat direalisasikan.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Lasarus menekankan pentingnya optimalisasi pelabuhan yang sudah ada.

Menurutnya, pemanfaatan jalur laut dapat mengurangi beban kendaraan di jalan raya, terutama untuk mobilitas wisatawan dari satu kawasan pantai ke pantai lainnya.

Berdasarkan hasil kunjungan kerja dan simulasi awal, terdapat sejumlah pelabuhan di Bali yang berpotensi dikembangkan sebagai titik keberangkatan dan kedatangan bus laut.

Dengan konsep ini, pergerakan penumpang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jalur darat yang saat ini sangat padat.

Pengembangan bus laut dinilai lebih cepat dibandingkan pembangunan moda transportasi lain seperti kereta api atau bandara baru.

Mengingat kontribusi devisa pariwisata Bali mencapai sekitar Rp173 triliun per tahun, kelancaran mobilitas menjadi faktor krusial dalam menjaga daya saing destinasi wisata tersebut.

Selain berfungsi mengurai kemacetan, bus laut juga berpotensi meningkatkan pengalaman wisata.

Perjalanan antarpelabuhan dapat menjadi atraksi tersendiri, memberikan sudut pandang berbeda bagi wisatawan dalam menikmati pesona pesisir Bali.

Ke depan, Kementerian Perhubungan diharapkan lebih proaktif menyiapkan regulasi, dukungan teknis, serta koordinasi lintas pihak agar implementasi bus laut dapat segera terwujud.

Optimalisasi pelabuhan dinilai sebagai langkah jangka pendek paling efektif sambil menunggu pembangunan infrastruktur besar yang membutuhkan waktu dan investasi tidak sedikit.