Gas Elpiji 3 Kg Naik

0
2017
LARIS: Pekerja membongkar muatan tabung elpiji hijau di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin

BANYUWANGI  – Walau belum ada kenaikan harga LPG (liquid petroleum gas) alias elpiji ukuran tiga kilogram (Kg) dari pemerintah, tapi harga di pasaran sudah naik drastis. Harga LPG 3 Kg yang dipatok pemerintah hanya Rp 13 ribu, kini di pasaran naik menjadi Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu. Kenaikan harga elpiji 3 Kg itu sudah terjadi hampir satu minggu ini. Sebelumnya, pengecer hanya menaikkan elpiji bersubsidi itu sekitar Rp 500 dari harga sebelumnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Namun, belakangan ini harga LPG warna hijau itu meroket menjadi Rp 15 ribu. Bahkan, di beberapa pengecer, harga Rp 15 ribu itu pun harus menunggu barang datang. Kenaikan harga elpiji itu cukup meresahkan konsumen. Sebab, kenaikan harga itu dinilai terlalu besar dan sangat memberatkan masyarakat.

Beberapa pengecer mengaku terpaksa menaikkan harga elpiji karena harga beli di pangkalan naik. Pangkalan menaikkan harga karena berdasar surat edaran dari agen masing-masing. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pertambangan (Disprindagtam) Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, kenaikan eceran elpiji itu dipicu keputusan se pihak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan  Gas (Hiswana Migas) Jember.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Pascabom Bunuh Diri di Medan, Polisi Perketat Penjagaan Pelabuhan Banyuwangi