Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

PD Muhammadiyah Banyuwangi Gelar Kajian Ramadan 2026, Kapolresta Rofiq Tekankan Spiritualitas dan Ukhuwah

pd-muhammadiyah-banyuwangi-gelar-kajian-ramadan-2026,-kapolresta-rofiq-tekankan-spiritualitas-dan-ukhuwah
PD Muhammadiyah Banyuwangi Gelar Kajian Ramadan 2026, Kapolresta Rofiq Tekankan Spiritualitas dan Ukhuwah

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Banyuwangi menggelar kegiatan Kajian Ramadan di Masjid Besar KH Ahmad Dahlan, Banyuwangi, Sabtu (28/2).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Banyuwangi.

Acara tersebut dihadiri langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr Rofiq Ripto Himawan.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian Banyuwangi itu menjadi simbol sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas serta kerukunan umat.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

Turut hadir Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi Dr H Muhlis Lahudin beserta jajaran pengurus daerah, cabang, hingga ranting se-Kabupaten Banyuwangi.

Ratusan peserta mengikuti kajian yang dimulai pukul 08.00 WIB dengan penuh antusias.

Luncurkan Buku ECO Bhineka FASDA Banyuwangi

Selain menjadi forum silaturahmi dan penguatan spiritual, Kajian Ramadan kali ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Buku ECO Bhineka Fasilitator Daerah (FASDA) Banyuwangi.

Peluncuran buku tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan peran fasilitator daerah dalam membangun gerakan dakwah yang inklusif, adaptif, dan berkemajuan.

Buku ini diharapkan menjadi panduan strategis bagi kader dan penggerak Muhammadiyah dalam menjawab tantangan sosial keumatan di tingkat lokal.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pula penyerahan Buku Kajian Ramadan secara simbolis kepada Kapolresta Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi dan sinergi antara Muhammadiyah dan kepolisian.

Kapolresta: Sabar dan Saling Menguatkan

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr Rofiq Ripto Himawan menekankan pentingnya menjaga spiritualitas dan kerendahan hati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menjalani hidup dengan penuh rasa sabar adalah kunci. Kita harus saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Semoga kajian ini membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Banyuwangi,” ujarnya.

Kapolresta juga mengapresiasi peran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.


Page 2

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan organisasi keagamaan terus terjalin demi menjaga kondusivitas daerah, terutama selama bulan suci Ramadan.

Sosialisasi E-KTAM dan Rakor LAZISMU Jatim

Kajian Ramadan juga diisi dengan penyampaian berbagai informasi strategis internal organisasi. Di antaranya sosialisasi E-KTAM (Elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah) sebagai upaya digitalisasi administrasi keanggotaan.

Selain itu, disampaikan pula hasil Rapat Koordinasi (Rakor) LAZISMU wilayah Jawa Timur. LAZISMU sebagai lembaga amil zakat resmi Muhammadiyah terus memperkuat peran dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, serta sedekah secara profesional dan transparan.

Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi, Dr H Muhlis Lahudin, menegaskan bahwa Kajian Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi forum konsolidasi gerakan dakwah dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan.

“Kajian ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen kita untuk terus berkhidmat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Perkuat Konsolidasi dan Gerakan Dakwah

Momentum Ramadan dimanfaatkan Muhammadiyah Banyuwangi untuk menyatukan visi dan langkah seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai moderasi Islam, PD Muhammadiyah Banyuwangi berkomitmen terus berkontribusi dalam pembangunan karakter umat, penguatan ekonomi keumatan, serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Banyuwangi.

Kajian Ramadan 2026 ini diharapkan menjadi energi baru bagi keluarga besar Muhammadiyah Banyuwangi untuk semakin solid, progresif, dan responsif terhadap dinamika zaman. (ray/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Banyuwangi menggelar kegiatan Kajian Ramadan di Masjid Besar KH Ahmad Dahlan, Banyuwangi, Sabtu (28/2).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Banyuwangi.

Acara tersebut dihadiri langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr Rofiq Ripto Himawan.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian Banyuwangi itu menjadi simbol sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas serta kerukunan umat.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

Turut hadir Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi Dr H Muhlis Lahudin beserta jajaran pengurus daerah, cabang, hingga ranting se-Kabupaten Banyuwangi.

Ratusan peserta mengikuti kajian yang dimulai pukul 08.00 WIB dengan penuh antusias.

Luncurkan Buku ECO Bhineka FASDA Banyuwangi

Selain menjadi forum silaturahmi dan penguatan spiritual, Kajian Ramadan kali ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Buku ECO Bhineka Fasilitator Daerah (FASDA) Banyuwangi.

Peluncuran buku tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan peran fasilitator daerah dalam membangun gerakan dakwah yang inklusif, adaptif, dan berkemajuan.

Buku ini diharapkan menjadi panduan strategis bagi kader dan penggerak Muhammadiyah dalam menjawab tantangan sosial keumatan di tingkat lokal.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pula penyerahan Buku Kajian Ramadan secara simbolis kepada Kapolresta Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi dan sinergi antara Muhammadiyah dan kepolisian.

Kapolresta: Sabar dan Saling Menguatkan

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr Rofiq Ripto Himawan menekankan pentingnya menjaga spiritualitas dan kerendahan hati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menjalani hidup dengan penuh rasa sabar adalah kunci. Kita harus saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Semoga kajian ini membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Banyuwangi,” ujarnya.

Kapolresta juga mengapresiasi peran Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.