Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Gus Dewan Fasilitasi Pelatihan Penjamah Makanan 9 SPPG di Banyuwangi – TIMES Banyuwangi

gus-dewan-fasilitasi-pelatihan-penjamah-makanan-9-sppg-di-banyuwangi-–-times-banyuwangi
Gus Dewan Fasilitasi Pelatihan Penjamah Makanan 9 SPPG di Banyuwangi – TIMES Banyuwangi

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, Dr. Zaki Al Mubarok, M.Si, yang akrab disapa Gus Dewan, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat. Melalui inisiasinya, sebanyak 253 peserta dari 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyuwangi mengikuti pelatihan penjamah makanan.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta komitmen dalam menerapkan higiene sanitasi pangan yang ketat.

Adapun 9 SPPG yang terlibat meliputi SPPG Kembiritan, SPPG Stail 3, SPPG Sumberagung, SPPG Karangdoro, SPPG Tegalsari Mojoroto, SPPG Darussalam Blokagung, SPPG Pesanggaran, SPPG Polresta Genteng 2, dan SPPG Tegalsari 3.

Gus Dewan menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting bagi SPPG untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi jaminan bahwa makanan yang disajikan telah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan sebagai persiapan akreditasi SPPG ke depan.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan para penerima manfaat mendapatkan makanan yang benar-benar bergizi, sehat, dan higienis,” ujar Anggota Fraksi PKB DPRD Banyuwangi tersebut, Sabtu (7/2/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi tersebut menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud dukungan penuh terhadap program strategis nasional.

“Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung dan mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Untuk memastikan materi yang disampaikan kompeten, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jember dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi. Para peserta dibekali materi mulai dari keamanan pangan siap saji, penanganan penyakit bawaan pangan, proses pengolahan, hingga pemeliharaan kesehatan lingkungan dan pengendalian vektor.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tegalsari, Nunuk Sulistyawati, S.ST, Keb, sebagai salah satu perwakilan dari Dinkes Banyuwangi. Dia menilai pembekalan ilmu pengolahan makanan standar sangat wajib bagi relawan SPPG.

“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Kami juga mengimbau agar kawasan SPPG tetap steril dari asap rokok. Relawan yang merokok diminta dengan sangat untuk tidak merokok saat sedang bertugas,” pesan Nunuk.

Melalui sinergi ini, diharapkan pelayanan gizi di Banyuwangi semakin berkualitas dan mampu mencetak generasi yang lebih sehat melalui asupan pangan yang aman dan terstandarisasi. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto