Habisi Nyawa Istri, Istriyono Terancam Vonis Mati

0
774

Kasus Suami Habisi Nyawa Istri di Banjarsari

BANYUWANGI – Tabir tragedi kematian Sugiatik, 35, warga Dusun Tembakon, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, yang diduga tewas bunuh diri  mulai dibuka di Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin. Terdakwa kasus  itu, Istriyono, 42, yang juga suami Sugiatik, kemarin mulai diadili.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Hary Utomo tersebut, Istriyono didakwa pasal berlapis. Dakwaan primer, dia didakwa melanggar Pasal 340 KUHP tentang  pembunuhan berencana. Bila terbukti bersalah, maka hukuman seumur hidup, bahkan hukuman mati, siap menunggu.

Dalam dakwaan subsider, Istriyono  didakwa melanggar Pasal  338 KUHP tentang pembunuhan. Bila pasal itu terbukti, Istriyono  bisa mendekam di sel tahanan  paling lama 15 tahun penjara.  Guna membuktikan kedua pasal  tersebut, jaksa telah memanggil  beberapa saksi.

Salah seorang saksi mengaku sempat mendengar teriakan Istriyono dari dalam rumah. Saat  dirinya masuk ke rumah terdakwa,  dia melihat Istriyono sudah menggendong istrinya dari belakang.  Teriakan terdakwa itu juga mengundang kehadiran warga lain.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Curi Kayu Jati, Warga Banyuwangi dan Surabaya Diciduk Polisi