Hebat, Banyuwangi Sabet Empat Adipura Dalam 4 Tahun

  • Bagikan

Banyuwangi-Raih-Piala-Adipura-2016

BANYUWANGI- Luar biasa Banyuwangi. Kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini berhasil menyabet Piala Adipura 2016. Keberhasilan menyabet piala lambang supremasi kota bersih kali ini merupakan kali keempat dalam empat tahun terakhir. Sebelumnya, Banyuwangi berhasil menyabet piala adipura pada tahun 2013, 2o14, dan 2015.

“Piala Adipura berhasil kita raih berkat konsestensi seluruh elemen di Banyuwangi, mulai bupati sampai rakyat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi, Arief Setiawan, dikonfirmasi melalui sambungm telepon kemarin (21/7).

Informasi yang berhasil dikumpulkan Jawa Pos Radar Banyuwangi, ada 26 lokasi yang menjadi titik pantau penilaian Adipura tahun ini. Sebanyak 26 titik pantau tersebut meliputi 11 sekolah, empat perumahan umum (perum), serta delapan kantor Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Sedangkan indikator penilaian Adipura meliputi ruang terbuka hijau (RTH) dan pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, serta adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Selain itu, ada empat indikator lain, yakni pencegahan dan pengendalian kerusakan hutan dan lahan, pencegahan dan pengelolaan pertambangan, serta beyond Adipura.

Beyond Adipura tersebut antara lain, sistem informasi pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif dan terbarukan, dan lain-lain.  Meski berhasil meraih Adipura, Arief mengaku pengelolaan kebersihan seluruh titik pantau tersebut perlu terus ditingkatkan. Terutama terkait perilaku masyarakat sekitar.

“Karena (perilaku masyarakat) itu yang menjadi titik penting penilaian,” kata dia. Disinggung mengenai rencana peleburan DKP ke instansi lain, Arief mengaku optimistis ke depan Banyuwangi tetap bisa meraih piala Adipura.

“Ada DKP atau tidak Itu tidak akan berpengaruh asalkan konsistensi seluruh elemen dalam mengelola kebersihan lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: