Hemodialisa Kini Bisa di RS Al Huda

0
924

Setiap sesi berlangsung kurang lebih empat jam. Selama dilakukan hemodialisa, pasien dapat melakukan kegiatan makan dan minum sendiri sambil menonton TV, santai, dan bercanda. Dengan begitu, mereka tampak merasa nyaman, seperti di rumah sendiri. Mereka dapat bepergian kemana pun mereka suka.

Bila waktunya cuci darah, mereka bisa minta dilayani di rumah sakit yang ada fasilitas hemodialisa. “Cukup membawa surat travelling dari RS Al Huda Genteng,” beber Surya. RS Al Huda Genteng juga menerima  travelling dari Jakarta dan RS lainnya. “Bila pasien perlu cuci darah dalam perjalanannya,” tandasnya.

Keunggulan unit hemodialisa di RS Al Huda Genteng, yaitu menggunakan mesin Hemodialisa Nipro Type Surdial. Alat itu memiliki sistem komputerisasi canggih, akurat, dan tepercaya, serta dapat diandalkan. “Dengan mesin canggih itu, kegiatan hemodialisa tercatat secara digital. Bahkan dapat disesuaikan kebutuhan pasien,’’ jelasnya.

Berkaitan mutu, selama tindakan hemodialisa, pasien selalu dipantau kebersihan ginjalnya di laboratorium. Bahkan selalu dikonsultasikan ke RS dr. Soetomo Surabaya setiap tiga bulan sekali. Terkait proses, menurut Surya, untuk pemasangan alat ke tubuh pasien diperlukan suatu ‘akses’, yakni menyambung dua pembuluh darah arteri dan vena.

Langkah itu akan membuat pembuluh darah menjadi besar, sehingga memudahkan perawat untuk memasang  dua jarum. Satu jarum untuk mengalirkan darah menuju mesin, sedangkan satu lagi untuk mengalirkan darah menuju tubuh. “Suatu kemajuan bahwa penyambungan pembuluh darah ini bisa dilakukan di RS Al Huda,” tuturnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Bhabinkamtibmas Banyuwangi Minta Warga yang Gelar Hajatan Ditunda