sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pada Sabtu (31/1) malam, menyebabkan sebuah pohon jati tumbang dan melintang di Jalan Raya Hutan Karetan, Desa Karetan.
Pohon berukuran besar tersebut diketahui merupakan milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.
Peristiwa itu terjadi di salah satu jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Purwoharjo dengan Kecamatan Tegaldlimo.
Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu dan menimbulkan kemacetan, karena badan jalan tertutup oleh batang pohon jati yang roboh.
Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, hujan deras yang berlangsung cukup lama diduga menjadi penyebab utama tumbangnya pohon jati di kawasan lahan Perhutani.
“Di wilayah Kecamatan Purwoharjo terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan satu pohon jati milik Perhutani tumbang dan melintang di jalan raya,” kata Iptu Agus, Minggu (1/2).
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, tumbangnya pohon jati sempat menghambat perjalanan para pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas pada malam hari.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, batang pohon yang melintang di jalan membuat arus lalu lintas terganggu dan sempat terjadi kemacetan,” jelasnya.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas Polsek Purwoharjo langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga segera berkoordinasi dengan petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong dan memindahkan batang pohon jati yang menutup badan jalan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian dibantu oleh petugas Perhutani serta warga sekitar.
“Evakuasi berlangsung kurang lebih selama dua jam. Kami bersama petugas Perhutani dan warga membersihkan batang kayu yang mengganggu alur lalu lintas,” terang Iptu Agus.
Page 2
Selama proses evakuasi, arus lalu lintas di Jalan Raya Hutan Karetan diberlakukan sistem buka-tutup.
Petugas kepolisian turut mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian dan menghindari penumpukan yang lebih parah.
“Selama evakuasi, lalu lintas kami berlakukan buka-tutup hingga sekitar pukul 00.30. Setelah batang pohon berhasil dievakuasi, jalan kembali normal,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Purwoharjo AKP Heru turut mengimbau kepada para pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintas di wilayah dengan banyak pepohonan besar ketika hujan deras.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat hujan deras. Jauhi pohon-pohon besar yang berpotensi ambruk, atau sebaiknya berhenti terlebih dahulu di tempat aman hingga hujan reda,” pesannya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika melihat potensi bahaya di jalan raya, seperti pohon miring atau rawan tumbang, demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. (why)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pada Sabtu (31/1) malam, menyebabkan sebuah pohon jati tumbang dan melintang di Jalan Raya Hutan Karetan, Desa Karetan.
Pohon berukuran besar tersebut diketahui merupakan milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.
Peristiwa itu terjadi di salah satu jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Purwoharjo dengan Kecamatan Tegaldlimo.
Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu dan menimbulkan kemacetan, karena badan jalan tertutup oleh batang pohon jati yang roboh.
Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, hujan deras yang berlangsung cukup lama diduga menjadi penyebab utama tumbangnya pohon jati di kawasan lahan Perhutani.
“Di wilayah Kecamatan Purwoharjo terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan satu pohon jati milik Perhutani tumbang dan melintang di jalan raya,” kata Iptu Agus, Minggu (1/2).
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, tumbangnya pohon jati sempat menghambat perjalanan para pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas pada malam hari.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, batang pohon yang melintang di jalan membuat arus lalu lintas terganggu dan sempat terjadi kemacetan,” jelasnya.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas Polsek Purwoharjo langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga segera berkoordinasi dengan petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong dan memindahkan batang pohon jati yang menutup badan jalan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian dibantu oleh petugas Perhutani serta warga sekitar.
“Evakuasi berlangsung kurang lebih selama dua jam. Kami bersama petugas Perhutani dan warga membersihkan batang kayu yang mengganggu alur lalu lintas,” terang Iptu Agus.








