Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi Rusak Tertimpa Pohon Alpukat

hujan-lebat-disertai-angin-kencang,-rumah-warga-kalibaru-banyuwangi-rusak-tertimpa-pohon-alpukat
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi Rusak Tertimpa Pohon Alpukat

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan lebat disertai angin kencang kembali menimbulkan dampak di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.

Kali ini, nasib apes dialami Asmin, 80, warga Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru.

Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa pohon alpukat pada Rabu (21/1) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30. Angin kencang yang menyertai hujan deras membuat pohon alpukat setinggi sekitar 15 meter di sekitar rumah Asmin tumbang dan menghantam bangunan rumahnya. Akibatnya, sebagian besar atap rumah roboh dan rusak.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalibaru, Mad Sholeh, menjelaskan bahwa kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap, termasuk kamar yang biasa digunakan Asmin untuk beristirahat serta ruang tamu.

Selain itu, atap dapur juga mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon.

“Keseluruhan atap rumah, termasuk kamar dan ruang tamu, roboh. Namun beruntung saat kejadian semua anggota keluarga ada di luar rumah, sehingga tidak sampai ada korban jiwa,” ujar Sholeh.

Menurutnya, Asmin dan keluarganya memang sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya pohon tumbang.

Sebab, di sekitar rumah tersebut terdapat cukup banyak pepohonan besar yang rawan roboh saat cuaca ekstrem melanda.

“Memang sudah khawatir ada yang ambruk karena sekeliling rumah banyak pohon. Saat angin mulai kencang, pemilik rumah dan keluarganya memilih keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sholeh menambahkan, saat pohon alpukat tersebut tumbang, reruntuhan atap rumah langsung berjatuhan.

Bagian dapur terkena hantaman batang pohon, sementara atap ruang tamu beterbangan tersapu angin kencang.

Mendengar suara reruntuhan, warga sekitar segera datang memberikan pertolongan.

“Keduanya langsung lari menjauh dari rumah. Warga yang mendengar suara keras langsung membantu mengevakuasi dan memastikan kondisi pemilik rumah aman,” katanya.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan lebat disertai angin kencang kembali menimbulkan dampak di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.

Kali ini, nasib apes dialami Asmin, 80, warga Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru.

Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa pohon alpukat pada Rabu (21/1) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30. Angin kencang yang menyertai hujan deras membuat pohon alpukat setinggi sekitar 15 meter di sekitar rumah Asmin tumbang dan menghantam bangunan rumahnya. Akibatnya, sebagian besar atap rumah roboh dan rusak.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalibaru, Mad Sholeh, menjelaskan bahwa kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap, termasuk kamar yang biasa digunakan Asmin untuk beristirahat serta ruang tamu.

Selain itu, atap dapur juga mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon.

“Keseluruhan atap rumah, termasuk kamar dan ruang tamu, roboh. Namun beruntung saat kejadian semua anggota keluarga ada di luar rumah, sehingga tidak sampai ada korban jiwa,” ujar Sholeh.

Menurutnya, Asmin dan keluarganya memang sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya pohon tumbang.

Sebab, di sekitar rumah tersebut terdapat cukup banyak pepohonan besar yang rawan roboh saat cuaca ekstrem melanda.

“Memang sudah khawatir ada yang ambruk karena sekeliling rumah banyak pohon. Saat angin mulai kencang, pemilik rumah dan keluarganya memilih keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sholeh menambahkan, saat pohon alpukat tersebut tumbang, reruntuhan atap rumah langsung berjatuhan.

Bagian dapur terkena hantaman batang pohon, sementara atap ruang tamu beterbangan tersapu angin kencang.

Mendengar suara reruntuhan, warga sekitar segera datang memberikan pertolongan.

“Keduanya langsung lari menjauh dari rumah. Warga yang mendengar suara keras langsung membantu mengevakuasi dan memastikan kondisi pemilik rumah aman,” katanya.