Izin Prinsip Turun, Realisasi Masih Mengambang

0
658
BELUM DIASPAL: Jalan menuju lokasi rencana padang golf di Gunung Srawet
BELUM DIASPAL: Jalan menuju lokasi rencana padang golf di Gunung Srawet

Sebelum lengser sebagai bupati Banyuwangi, Ratna Ani Lestari, menurunkan izin prinsip atas rencana pembangunan kawasan wisata padang golf di Gunung Srawet. Namun, hingga sekarang rencana tempat wisata seluas 120 hektare tersebut belum terealisasi.
ABDUL AZIZ, Bangorejo


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

NAMA Gunung Srawet sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya. Bahkan, mungkin namanya pernah go nasional pada tahun 1999. Maklum pada tahun itu gunung dengan luas 200 hektare lebih yang sekelilingnya ditanami pohon jati itu sempat menggegerkan masyarakat luas.

Kala itu, seorang tokoh spiritual yang menetap di Gunung Srawet, yaitu Samsuri, membuat geger warga se-Indonesia. Mbah Samsuri meramalkan kiamat pada tanggal 9, tahun 1999, pukul 09.00, lewat 9 menit 9 detik.

Selain sempat melejit lewat peristiwa menghebohkan tersebut, nama Gunung Srawet yang terletak di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo itu juga banyak dikenal masyarakat luas karena Pemerintah Jepang menyalurkan bantuan berupa alat pendeteksi gempa di puncak gunung tersebut.

Oleh karena itu, Gunung Srawet menjadi salah satu lokasi yang dijadikan tolok ukur gempa di Indonesia, khususnya bagian tengah, melalui pos pantau di Bali.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last