Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kakorlantas Tinjau Tol Japek II Selatan, Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Urai Kepadatan Mudik Lebaran 2026

kakorlantas-tinjau-tol-japek-ii-selatan,-disiapkan-jadi-jalur-alternatif-urai-kepadatan-mudik-lebaran-2026
Kakorlantas Tinjau Tol Japek II Selatan, Disiapkan Jadi Jalur Alternatif Urai Kepadatan Mudik Lebaran 2026

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com = Pemerintah dan aparat kepolisian terus mematangkan persiapan infrastruktur menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Ramadhan hingga Lebaran 2026.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui peninjauan langsung Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan, Kamis (29/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho bersama Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan Tol Japek II Selatan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Irjen Agus menegaskan bahwa Tol Japek II Selatan memiliki peran strategis dalam memecah kepadatan arus kendaraan, terutama pada titik-titik rawan penumpukan seperti KM 66 Tol Jakarta–Cikampek yang kerap menjadi simpul kepadatan arus balik dari Bandung menuju Jakarta.

“Crossing di KM 66 bisa kita putus di Sadang. Dengan begitu, arus kendaraan dari Bandung tidak perlu menumpuk di titik tersebut,” ujar Irjen Agus di sela peninjauan.

Menurutnya, pemanfaatan jalur alternatif ini akan memberikan fleksibilitas pengaturan lalu lintas oleh kepolisian, sehingga distribusi arus kendaraan dapat lebih merata dan risiko kemacetan panjang bisa ditekan.

Progres Pembangunan dan Kesiapan Operasional

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa progres pembangunan Tol Japek II Selatan saat ini telah memasuki tahap akhir.

Pekerjaan pengerasan jalan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026, sebelum kemudian dilakukan uji kelayakan operasional.

“Kami memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari penerangan jalan hingga kamera pengawas, siap digunakan sebagai bagian dari persyaratan pengoperasian fungsional Tol Japek II Selatan,” kata Rivan.

Ia menambahkan, pengoperasian fungsional tol akan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan.

Seluruh fasilitas penunjang, termasuk rambu lalu lintas dan sistem informasi jalan tol, akan dipastikan berfungsi optimal sebelum tol dibuka untuk publik.

Peran Jasa Raharja dalam Sosialisasi Keselamatan

Sumber: Korlantas.polri.go.id


Page 2

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menekankan pentingnya aspek keselamatan bagi para pemudik yang nantinya melintasi Tol Japek II Selatan.

Menurutnya, Jasa Raharja siap mendukung sosialisasi keselamatan berkendara serta memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Kami dari Jasa Raharja juga akan membantu mensosialisasikan keselamatan dan informasi-informasi bagaimana Lebaran di Japek agar bisa berjalan aman dan nyaman. Sinergi dan kolaborasi antar-stakeholder akan terus kami dorong,” ujarnya.

Ia berharap koordinasi yang solid antara kepolisian, operator jalan tol, dan pemangku kepentingan lainnya dapat menciptakan arus mudik dan balik yang lebih tertib, aman, serta lancar pada Lebaran 2026.

Estimasi Waktu Tempuh Ruas Tol Jawa

Sebagai gambaran bagi masyarakat, berikut estimasi waktu tempuh dan jarak beberapa ruas jalan tol utama di Pulau Jawa:

  • Jakarta – Cikampek: 1–2 jam (73 km)
  • Cikopo – Palimanan: 2–3 jam (116 km)
  • Palimanan – Kanci: 30–45 menit (26 km)

Keberadaan Tol Japek II Selatan diharapkan dapat melengkapi jaringan tol eksisting, sehingga waktu tempuh pemudik bisa lebih efisien, terutama pada puncak arus mudik dan arus balik.

Harapan Mudik Lebaran Lebih Lancar

Dengan difungsikannya Tol Japek II Selatan, pemerintah berharap kepadatan lalu lintas saat mudik dan balik Lebaran 2026 dapat terurai secara signifikan.

Selain memperlancar arus kendaraan, jalur ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sinergi antara Polri, Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang aman, lancar, dan berkesan bagi masyarakat. (*)

Sumber: Korlantas.polri.go.id


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com = Pemerintah dan aparat kepolisian terus mematangkan persiapan infrastruktur menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Ramadhan hingga Lebaran 2026.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui peninjauan langsung Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan, Kamis (29/1/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho bersama Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan Tol Japek II Selatan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Irjen Agus menegaskan bahwa Tol Japek II Selatan memiliki peran strategis dalam memecah kepadatan arus kendaraan, terutama pada titik-titik rawan penumpukan seperti KM 66 Tol Jakarta–Cikampek yang kerap menjadi simpul kepadatan arus balik dari Bandung menuju Jakarta.

“Crossing di KM 66 bisa kita putus di Sadang. Dengan begitu, arus kendaraan dari Bandung tidak perlu menumpuk di titik tersebut,” ujar Irjen Agus di sela peninjauan.

Menurutnya, pemanfaatan jalur alternatif ini akan memberikan fleksibilitas pengaturan lalu lintas oleh kepolisian, sehingga distribusi arus kendaraan dapat lebih merata dan risiko kemacetan panjang bisa ditekan.

Progres Pembangunan dan Kesiapan Operasional

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa progres pembangunan Tol Japek II Selatan saat ini telah memasuki tahap akhir.

Pekerjaan pengerasan jalan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026, sebelum kemudian dilakukan uji kelayakan operasional.

“Kami memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari penerangan jalan hingga kamera pengawas, siap digunakan sebagai bagian dari persyaratan pengoperasian fungsional Tol Japek II Selatan,” kata Rivan.

Ia menambahkan, pengoperasian fungsional tol akan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan.

Seluruh fasilitas penunjang, termasuk rambu lalu lintas dan sistem informasi jalan tol, akan dipastikan berfungsi optimal sebelum tol dibuka untuk publik.

Peran Jasa Raharja dalam Sosialisasi Keselamatan

Sumber: Korlantas.polri.go.id