Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Perbaikan Jembatan Alasbuluh 1 Tuntas, Truk Besar Kembali Bisa Melintas

perbaikan-jembatan-alasbuluh-1-tuntas,-truk-besar-kembali-bisa-melintas
Perbaikan Jembatan Alasbuluh 1 Tuntas, Truk Besar Kembali Bisa Melintas

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Perbaikan Jembatan Alasbuluh 1 yang berada di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, telah rampung.

Sejak Selasa (20/1), jalur tersebut kembali dibuka dan dapat dilintasi kendaraan, termasuk truk-truk besar yang sebelumnya sempat dialihkan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur, Syaiful Fajar, mengatakan perbaikan dilakukan sesuai target.

Sejak awal, pihaknya menargetkan proses perbaikan selesai dalam waktu satu pekan setelah diketahui sebagian Dinding Penahan Tembok (DPT) jembatan runtuh pada Minggu (11/1) lalu.

“Sejak awal kami menargetkan perbaikan bisa selesai sekitar satu minggu. Alhamdulillah, perbaikan sudah selesai sejak Selasa, dan Rabu jalur sudah dibuka kembali dua arah,” ujar Syaiful.

Perbaikan Menyeluruh di Bawah Jembatan dan Badan Jalan

Syaiful menjelaskan, pekerjaan perbaikan tidak hanya difokuskan pada DPT yang mengalami kerusakan, tetapi juga mencakup bagian bawah jembatan serta badan jalan.

Seluruh titik retakan yang ditemukan langsung ditutup untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur jalan.

Selain itu, dilakukan penyuntikan pada bagian-bagian tertentu yang rawan, serta perbaikan permukaan jalan agar kembali aman dan nyaman dilalui pengguna jalan.

“Semua retakan sudah ditutup, kemudian dilakukan penyuntikan di bagian tertentu, dan perbaikan perkerasan jalan. Tujuannya agar air tidak lagi masuk dan memicu kerusakan lanjutan,” jelasnya.

Struktur Jembatan Dipastikan Aman

Meski sempat terjadi kerusakan pada DPT, BBPJN Jawa Timur memastikan bahwa struktur utama jembatan tidak mengalami kerusakan.

Permasalahan yang terjadi murni disebabkan oleh faktor air dan kondisi cuaca yang memengaruhi bahu jalan dan perkerasan di sekitar jembatan.

“Struktur jembatan aman dan kokoh. Yang bermasalah adalah pengaruh air yang masuk dari celah-celah bahu dan perkerasan, lalu mendorong DPT. Itu yang sudah kita tangani,” tegas Syaiful.

Sebagai langkah antisipasi, perbaikan juga difokuskan pada pengaturan jalur air agar tidak kembali masuk ke area yang sama. BBPJN Jawa Timur memastikan pemantauan dan perawatan jembatan akan terus dilakukan secara berkala.

“Kami akan lakukan perawatan dan monitoring rutin agar kondisi jembatan tetap aman ke depannya,” imbuhnya.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Perbaikan Jembatan Alasbuluh 1 yang berada di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, telah rampung.

Sejak Selasa (20/1), jalur tersebut kembali dibuka dan dapat dilintasi kendaraan, termasuk truk-truk besar yang sebelumnya sempat dialihkan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur, Syaiful Fajar, mengatakan perbaikan dilakukan sesuai target.

Sejak awal, pihaknya menargetkan proses perbaikan selesai dalam waktu satu pekan setelah diketahui sebagian Dinding Penahan Tembok (DPT) jembatan runtuh pada Minggu (11/1) lalu.

“Sejak awal kami menargetkan perbaikan bisa selesai sekitar satu minggu. Alhamdulillah, perbaikan sudah selesai sejak Selasa, dan Rabu jalur sudah dibuka kembali dua arah,” ujar Syaiful.

Perbaikan Menyeluruh di Bawah Jembatan dan Badan Jalan

Syaiful menjelaskan, pekerjaan perbaikan tidak hanya difokuskan pada DPT yang mengalami kerusakan, tetapi juga mencakup bagian bawah jembatan serta badan jalan.

Seluruh titik retakan yang ditemukan langsung ditutup untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur jalan.

Selain itu, dilakukan penyuntikan pada bagian-bagian tertentu yang rawan, serta perbaikan permukaan jalan agar kembali aman dan nyaman dilalui pengguna jalan.

“Semua retakan sudah ditutup, kemudian dilakukan penyuntikan di bagian tertentu, dan perbaikan perkerasan jalan. Tujuannya agar air tidak lagi masuk dan memicu kerusakan lanjutan,” jelasnya.

Struktur Jembatan Dipastikan Aman

Meski sempat terjadi kerusakan pada DPT, BBPJN Jawa Timur memastikan bahwa struktur utama jembatan tidak mengalami kerusakan.

Permasalahan yang terjadi murni disebabkan oleh faktor air dan kondisi cuaca yang memengaruhi bahu jalan dan perkerasan di sekitar jembatan.

“Struktur jembatan aman dan kokoh. Yang bermasalah adalah pengaruh air yang masuk dari celah-celah bahu dan perkerasan, lalu mendorong DPT. Itu yang sudah kita tangani,” tegas Syaiful.

Sebagai langkah antisipasi, perbaikan juga difokuskan pada pengaturan jalur air agar tidak kembali masuk ke area yang sama. BBPJN Jawa Timur memastikan pemantauan dan perawatan jembatan akan terus dilakukan secara berkala.

“Kami akan lakukan perawatan dan monitoring rutin agar kondisi jembatan tetap aman ke depannya,” imbuhnya.