Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kebut Tahapan Pilkada Banyuwangi 2024, PPS Serempak Lantik Pantarlih: Masa Kerja Satu Bulan Honor Rp 1 Juta

kebut-tahapan-pilkada-banyuwangi-2024,-pps-serempak-lantik-pantarlih:-masa-kerja-satu-bulan-honor-rp-1-juta
Kebut Tahapan Pilkada Banyuwangi 2024, PPS Serempak Lantik Pantarlih: Masa Kerja Satu Bulan Honor Rp 1 Juta
Daftarkan email Anda untuk Berlangganan berita dikirim langsung ke mailbox Anda

Radarbanyuwangi.id – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gubernur, terus bergulir. Panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di tingkat desa, serentak dilantik oleh Panitia Pemilihan Desa (PPS), Senin (24/6).

Para Pantarlih yang dilantik ini, sebagian besar wajah lama. Mereka telah menjadi Pantarlih saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. “Pantarlih di Desa Kaligondo  sudah dilantik dan siap bekerja,” kata Ketua PPS Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Umar Ali, 54.

Menurut Umar, Pantarlih di Desa Kaligondo ini ada 44 petugas. Mereka dilantik untuk menyukseskan Pilkada 2024 mendatang. Di desanya ini, ada 27 TPS dengan jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sebanyak 11.124 jiwa.

Setiap TPS yang memiliki lebih dari 400 pemilih, akan memiliki dua petugas Pantarlih. “Ada 17 TPS dengan jumlah DP4 lebih dari 400 orang,” jelas Umar.

Setelah pelantikan, kata Umar, semuaPpantarlih itu mengikuti bimbingan teknis (bimtek). Bimtek ini bertujuan memastikan para petugas memahami tugasnya dengan baik.

“Selanjutnya ke lokasi kerja masing-masing untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih,” kata Umar.

Menurut Umar, masa kerja Pantarlih ini satu bulan, terhitung sejak Senin (24/6) hingga 24 Juli 2024. Dalam proses pemutakhiran data tersebut, harus selesai dalam waktu satu bulan ini. “Sebelum satu bulan harus ada finalisasi,” tegas Umar.

Agar memudahkan dalam pendataan, terang dia, dalam proses coklit ini  akan menggunakan teknologi online. Setiap perubahan status pemilih, seperti meninggal atau pindah domisili, harus didukung dengan bukti.

“Setiap Pantarlih akan diberi aplikasi, dan hanya Pantarlih yang dapat mengakses, PPS tidak bisa,” cetusnya.

Di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, pelantikan Pantarlih telah dilaksanakan dengan sukses. Anggota PPS Desa Sarongan Divisi Data dan Informasi (Datin), Zamron Fauziyah, menyatakan, total ada 18 Pantarlih telah menerima sejumlah logistik penting. “Pelaksanaan pelantikan Pantarlih di Desa Sarongan telah dilaksanakan,” ujarnya.

Logistik yang diterima oleh Pantarlih di Desa Sarongan, jelas dia, meliputi topi, rompi, id card, alat tulis kantor (ATK), daftar pemilih, stiker, dan tas mika.

Logistik itu diberikan untuk memastikan setiap petugas siap melaksanakan tugasnya. “Setiap pantarlih sudah menerima logistik yang diperlukan,” kata Zamron.

Setelah pelantikan, lanjut dia, Pantarlih di Desa Sarongan akan mengikuti bimtek. Ini dilakukan untuk mempersiapkan dalam tugas pemutakhiran data pemilih. “Bimtek akan memastikan setiap petugas memahami tugasnya,” tambahnya.

Pelantikan Pantarlih serentak di Banyuwangi, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam kelancaran proses pemilihan. Para petugas yang telah dilantik, diharapkan dapat bekerja secara efektif dan efisien. “Kami berharap semua pantarlih dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” tandasnya.


Page 2

Kebut Tahapan Pilkada Banyuwangi 2024, PPS Serempak Lantik Pantarlih: Masa Kerja Satu Bulan Honor Rp 1 Juta

Selasa, 25 Juni 2024 | 05:00 WIB


Page 3

Radarbanyuwangi.id – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk Bupati-Wakil Bupati dan Gubernur-Wakil Gubernur, terus bergulir. Panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di tingkat desa, serentak dilantik oleh Panitia Pemilihan Desa (PPS), Senin (24/6).

Para Pantarlih yang dilantik ini, sebagian besar wajah lama. Mereka telah menjadi Pantarlih saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. “Pantarlih di Desa Kaligondo  sudah dilantik dan siap bekerja,” kata Ketua PPS Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Umar Ali, 54.

Menurut Umar, Pantarlih di Desa Kaligondo ini ada 44 petugas. Mereka dilantik untuk menyukseskan Pilkada 2024 mendatang. Di desanya ini, ada 27 TPS dengan jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sebanyak 11.124 jiwa.

Setiap TPS yang memiliki lebih dari 400 pemilih, akan memiliki dua petugas Pantarlih. “Ada 17 TPS dengan jumlah DP4 lebih dari 400 orang,” jelas Umar.

Setelah pelantikan, kata Umar, semuaPpantarlih itu mengikuti bimbingan teknis (bimtek). Bimtek ini bertujuan memastikan para petugas memahami tugasnya dengan baik.

“Selanjutnya ke lokasi kerja masing-masing untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih,” kata Umar.

Menurut Umar, masa kerja Pantarlih ini satu bulan, terhitung sejak Senin (24/6) hingga 24 Juli 2024. Dalam proses pemutakhiran data tersebut, harus selesai dalam waktu satu bulan ini. “Sebelum satu bulan harus ada finalisasi,” tegas Umar.

Agar memudahkan dalam pendataan, terang dia, dalam proses coklit ini  akan menggunakan teknologi online. Setiap perubahan status pemilih, seperti meninggal atau pindah domisili, harus didukung dengan bukti.

“Setiap Pantarlih akan diberi aplikasi, dan hanya Pantarlih yang dapat mengakses, PPS tidak bisa,” cetusnya.

Di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, pelantikan Pantarlih telah dilaksanakan dengan sukses. Anggota PPS Desa Sarongan Divisi Data dan Informasi (Datin), Zamron Fauziyah, menyatakan, total ada 18 Pantarlih telah menerima sejumlah logistik penting. “Pelaksanaan pelantikan Pantarlih di Desa Sarongan telah dilaksanakan,” ujarnya.

Logistik yang diterima oleh Pantarlih di Desa Sarongan, jelas dia, meliputi topi, rompi, id card, alat tulis kantor (ATK), daftar pemilih, stiker, dan tas mika.

Logistik itu diberikan untuk memastikan setiap petugas siap melaksanakan tugasnya. “Setiap pantarlih sudah menerima logistik yang diperlukan,” kata Zamron.

Setelah pelantikan, lanjut dia, Pantarlih di Desa Sarongan akan mengikuti bimtek. Ini dilakukan untuk mempersiapkan dalam tugas pemutakhiran data pemilih. “Bimtek akan memastikan setiap petugas memahami tugasnya,” tambahnya.

Pelantikan Pantarlih serentak di Banyuwangi, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam kelancaran proses pemilihan. Para petugas yang telah dilantik, diharapkan dapat bekerja secara efektif dan efisien. “Kami berharap semua pantarlih dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” tandasnya.