Kejari Bekuk Sindikat Pungli DAK

0
311

kejariPelakunya Kepala UPTD dan Kasek, Sita Uang Rp 211,6 Juta


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi menangkap tiga orang sindikat pungutan liar (pungli) terkait proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan 2014. Yang mengejutkan, dua dari tiga anggota sindikat itu tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Seorang lagi disebut-sebut sebagai pengurus lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dari tangan sindikat itu, petugas mengamankan tas kresek berisi uang Rp 211.642.000. Diduga, uang itu berasal dari pungutan liar (pungli) di 21 sekolah dasar (SD) penerima DAK di seluruh Banyuwangi.

Hingga berita ini ditulis, ketiga orang itu masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Banyuwangi. Dua oknum PNS yang ditangkap tersebut adalah Munir, 55, warga Dusun Krajan, Desa/KecamatanSiliragung, dan Ririn Puji Lestari, 48, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Munir sehari-harinya menjabat sebagai kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kalibaru. Ririn tercatat sebagai kepala Sekolah SDN Kalibaru Wetan. 

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last