detik.com
Sebanyak 46 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyuwangi membentuk asosiasi. Ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan membangun komitmen bersama dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Asosiasi tersebut menjadi wadah bersama bagi koperasi desa dan kelurahan dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme pengelolaan koperasi, serta memperluas jaringan kerja sama usaha. Kehadiran asosiasi ini juga diharapkan menjadi ruang konsolidasi aspirasi pengurus koperasi agar lebih terarah dan terorganisasi.
Ketua Umum Asosiasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (AKDKMP) Imam Maskun mengungkapkan, deklarasi AKDKMP dilakukan pada Senin (9/2/2026) dan dihadiri 46 pengurus dari 46 KDKMP di Banyuwangi. Menurutnya, secara kelembagaan AKDKMP diposisikan sebagai rumah besar bagi koperasi desa dan kelurahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada 46 koperasi yang deklarasi dan kami sepakat ini menjadi rumah besar sekaligus jembatan komunikasi antara pengurus koperasi dengan pemangku kepentingan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ungkap Imam, Rabu (12/2/2026).
Sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, percepatan pembangunan KDKMP menjadi cita-cita bersama yang memerlukan wadah legal guna memperkuat perlindungan hukum, akses informasi, serta pertukaran praktik baik antar koperasi anggota.
Secara substantif, gerakan ini sejalan dengan orientasi pembangunan nasional yang menempatkan koperasi dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian rakyat. Hal tersebut menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait kemandirian ekonomi, penguatan sektor desa, serta pemerataan kesejahteraan.
Dalam deklarasi AKDKMP, ditetapkan enam tujuan utama, di antaranya peningkatan peran dan sinergi koperasi, pengembangan usaha, advokasi dan penciptaan iklim kondusif, kemitraan strategis, pendidikan dan pelatihan, serta peningkatan kesejahteraan anggota.
“Enam poin penting tersebut telah menjadi arah gerakan bersama untuk mencapai tujuan bersama melalaikan AKDKMP,” jelas Imam.
Ke depan, AKDKMP yang disebut sebagai asosiasi pertama sejenis di Indonesia ini akan menyusun agenda kerja, mulai dari konsolidasi anggota, pemetaan potensi usaha koperasi, hingga perumusan program bersama yang terintegrasi dengan arah pembangunan daerah dan kebijakan nasional di bidang perkoperasian serta ekonomi kerakyatan.
(auh/hil)








