Kutai Belajar Kelola Taman Nasional

0
189

kutaiBANYUWANGI – Setelah Pemkab Banyuwangi sukses melakukan kerja sama dengan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) dan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), daerah lain terpacu datang ke Banyuwangi. Sukses yang diraih Banyuwangi itu dinilai sebagai prestasi yang belum pernah dicapai daerah lain dalam memanfaatkan potensi taman nasional. Untuk pertama kali Pemkab Bontang dan Pemkab Kutai Timur bersama Balai Taman Nasional Kutai (BTNK) berkunjung ke Banyuwangi Kamis lalu (7/8).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Mereka datang ke Kota Gandrung untuk belajar kerja sama yang dilakukan Pemkab Banyuwangi dengan dua taman nasional itu dalam mengembangkan potensi wisata di wilayah taman nasional. Kepala BTNK Erly Sukrismanto mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung (PJLKKLH) Kementerian Kehutanan RI Dr. Bambang Supriyanto tentang kerja sama yang dilakukan Pemkab Banyuwangi.  

Bambang menyarankan BTNK datang ke Banyuwangi bersama Pemkab Bontang dan Pemkab Kutai Timur untuk belajar kepada Banyuwangi dalam melakukan kerja sama dengan dua taman nasional. Kunjungan BTNK ke Banyuwangi itu diikuti jajaran pejabat Pemkot Bontang dan Pemkab Kutai Timur. Pihak BTBK mengajak dua daerah itu karena wilayah kerja BTNK berada di dua di daerah itu. “Bersama Kabupaten Kutai Timur dan Pemkot Bontang, kami akan menimba ilmu dari Banyuwangi tentang pengelolaan wisata alam dengan basis taman nasional,” ungkapnya.

Selain itu, BTNK juga ingin belajar banyak tentang peraturan yang disepakati pemerintah daerah dan kementerian serta status kepemilikan aset yang dibangun pemerintah daerah. Banyuwangi menjadi pilihan dikunjungi, kata Erly, karena kabupaten paling timur Pulau Jawa ini memiliki destinasi wisata yang lengkap, seperti hutan, gunung, dan laut. “Ke depan, kami akan mengembangkan wisata mangrove, perlindungan orang utan, wisata buaya, wisata gua, dan wisata pantai. 

Selain itu, juga wisata rimba berupa trekking di sepanjang hutan dan objek Pohon Uli, yakni pohon tertua di Taman Nasional Kutai,” tutur Erly.  Kedatangan rombongan BTNK itu diterima Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan sejumlah pejabat daerah lain di Aula Rempeg Jogopati. Rombongan BTNK itu akan berada di Banyuwangi hingga 11 Agustus mendatang. Selama berada di Banyuwangi, rombongan tersebut akan mengunjungi TNAP untuk melihat objek wisata, seperti Pantai Bedul, Pantai Pancur, Sadengan, dan Pantai Plengkung. Selanjutnya, mereka juga akan menuju TNMB untuk melihat dari dekat Pantai Rajegwesi dan Pantai Sukamade yang terkenal dengan penyunya. (radar)

Loading...