Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Langkah Mitigasi Bencana di Musim Hujan, BPBD Banyuwangi Normalisasi Sungai Cegah Luapan Air

ngopibareng.id

Banyuwangi Rabu, 26 November 2025 20:52 WIB

Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi melakukan asesmen ke seluruh wilayah Banyuwangi. Asesmen ini dilakukan untuk mengambil langkah pencegahan kebencanaan. Hasilnya, hampir seluruh daerah di Banyuwangi berpotensi mengalami bencana banjir. 

“Hampir semua kecamatan berpotensi banjir,” jelasnya, Rabu, 26 November 2025.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Banyuwangi telah melakukan normalisasi sejumlah sungai. Pengerukan sedimentasi dilakukan agar aliran sungai lancar dan tidak sampai meluap. Selain dikeruk, sempadan juga dilebarkan dan rerumpunan bambu dibersihkan.

Salah satu sungai yang dinormalisai adalah Sungai Bagong. Menurut Danang, Sungai Bagong mengalami penyempitan di bagian hilir. Lebarnya hanya sekitar 4-5 meter. Sementara di bagian hulu lebar sungai bagong mencapai sekitar 30 meter. 

“Ini sangat memprihatinkan karena di bagian hilir sungai bagong sudah sangat sempit. Kalau dibiarkan ini bisa berulang (air meluap), apalagi ini masih awal musim penghujan, sementara musim hujan masih akan berlangsung enam bulan lagi,” ungkapnya.

Baca Juga

Selain Sungai Bagong, lanjut Danang, beberapa sungai yang berpotensi banjir juga akan dilakukan normalisasi. Khususnya sungai-sungai yang pernah meluap sat musim hujan.

“Beberapa sungai yang pernah banjir ada sungai Sobo, Sukowidi dan Kertosari yang rencananya akan kami normalisasi. Lainnya masih kami asesmen,” ujarnya.

Di Banyuwangi musim hujan sudah berlangsung kurang lebih dua pekan. Di wilayah kota Banyuwangi beberapa sungai sempat meluap. Kemudian di Kecamatan Siliragung dan Pesanggaran, ada enam desa yang terdampak banjir. Laporan dari BPBD, di Gunung Gamping longsor sudah terjadi berulang. Karena lahan yang dulunya berupa tanaman keras, sekarang ditanami pohon pisang.

“Pemkab sudah koordinasi dengan pihak perhutani, segera akan ditanam lagi tanaman keras,” bebernya.

Like