sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) XIV Banyuwangi kembali menghasilkan kepemimpinan baru.
Dalam forum yang digelar di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Ahmad Turmudi resmi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi untuk masa khidmat 2026–2031.
Ahmad Turmudi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, meraih kemenangan telak dalam pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh dinamika.
Dari total 25 hak suara Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Banyuwangi, ia unggul tujuh poin atas pesaingnya.
Pemilihan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi diikuti oleh dua kandidat, yakni Ahmad Turmudi dan Arif Fauzi.
Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara oleh seluruh MWC NU se-Banyuwangi yang hadir sebagai pemilik hak pilih.
Pada tahap pemilihan pertama, Ahmad Turmudi memperoleh 14 suara, sementara Arif Fauzi mengantongi 11 suara.
Karena belum memenuhi ketentuan kemenangan yang disepakati forum, pemilihan dilanjutkan ke putaran kedua.
Pada pemilihan kedua inilah Ahmad Turmudi kembali memperlebar jarak dengan meraih 16 suara, sedangkan Arif Fauzi memperoleh sembilan suara.
Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang Konfercab NU XIV Banyuwangi secara resmi menetapkan Ahmad Turmudi sebagai Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi.
Penetapan dilakukan setelah Ahmad Turmudi menyatakan kesiapannya mengemban amanah melalui pembacaan kontrak jam’iyyah.
“Dengan dibacakannya kontrak jam’iyyah yang isinya tentang kesiapan berkhidmat, maka Ahmad Turmudi resmi mengemban amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2026–2031,” ujar pimpinan sidang Konfercab NU XIV Banyuwangi, Katib PWNU Jawa Timur KH Ahsanul Haq, seraya mengetukkan palu sebagai tanda pengesahan.
Usai penetapan Ketua Tanfidziyah, pimpinan sidang juga membentuk tim formatur yang bertugas menyempurnakan susunan kepengurusan PCNU Banyuwangi.
Tim formatur terdiri dari lima orang perwakilan MWC NU dari kecamatan berbeda di Banyuwangi.
Page 2
“Tim formatur akan membantu ketua dan sekretaris dalam melengkapi kepengurusan PCNU Banyuwangi masa khidmat 2026–2031,” jelas pimpinan sidang.
Sebagai Ketua Tanfidziyah terpilih, Ahmad Turmudi menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan komitmennya melalui pembacaan dan penandatanganan kontrak jam’iyyah di hadapan forum Konfercab.
Ahmad Turmudi berharap, dengan terbentuknya kepengurusan definitif PCNU Banyuwangi, berbagai dinamika organisasi yang sempat terjadi sebelumnya dapat segera diakhiri.
Menurutnya, kondisi caretaker dan penunjukan kepengurusan sementara berpotensi melemahkan konsolidasi serta soliditas organisasi.
“Harapannya, energi organisasi bisa dimaksimalkan untuk berkhidmah di Nahdlatul Ulama, memperkuat konsolidasi, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi umat,” ujarnya.
Dengan terpilihnya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah baru, PCNU Banyuwangi diharapkan dapat melangkah lebih solid dan fokus menjalankan peran keumatan, kebangsaan, serta pelayanan sosial ke depan. (why)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) XIV Banyuwangi kembali menghasilkan kepemimpinan baru.
Dalam forum yang digelar di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Ahmad Turmudi resmi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi untuk masa khidmat 2026–2031.
Ahmad Turmudi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, meraih kemenangan telak dalam pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh dinamika.
Dari total 25 hak suara Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Banyuwangi, ia unggul tujuh poin atas pesaingnya.
Pemilihan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi diikuti oleh dua kandidat, yakni Ahmad Turmudi dan Arif Fauzi.
Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara oleh seluruh MWC NU se-Banyuwangi yang hadir sebagai pemilik hak pilih.
Pada tahap pemilihan pertama, Ahmad Turmudi memperoleh 14 suara, sementara Arif Fauzi mengantongi 11 suara.
Karena belum memenuhi ketentuan kemenangan yang disepakati forum, pemilihan dilanjutkan ke putaran kedua.
Pada pemilihan kedua inilah Ahmad Turmudi kembali memperlebar jarak dengan meraih 16 suara, sedangkan Arif Fauzi memperoleh sembilan suara.
Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang Konfercab NU XIV Banyuwangi secara resmi menetapkan Ahmad Turmudi sebagai Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi.
Penetapan dilakukan setelah Ahmad Turmudi menyatakan kesiapannya mengemban amanah melalui pembacaan kontrak jam’iyyah.
“Dengan dibacakannya kontrak jam’iyyah yang isinya tentang kesiapan berkhidmat, maka Ahmad Turmudi resmi mengemban amanah sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2026–2031,” ujar pimpinan sidang Konfercab NU XIV Banyuwangi, Katib PWNU Jawa Timur KH Ahsanul Haq, seraya mengetukkan palu sebagai tanda pengesahan.
Usai penetapan Ketua Tanfidziyah, pimpinan sidang juga membentuk tim formatur yang bertugas menyempurnakan susunan kepengurusan PCNU Banyuwangi.
Tim formatur terdiri dari lima orang perwakilan MWC NU dari kecamatan berbeda di Banyuwangi.






