Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Baut Penambat Rel Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Perbaiki Jalur Blitar–Rejotangan

baut-penambat-rel-dicuri,-kai-daop-7-madiun-perbaiki-jalur-blitar–rejotangan
Baut Penambat Rel Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Perbaiki Jalur Blitar–Rejotangan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, bergerak cepat melakukan pembenahan jalur kereta api yang rusak akibat pencurian baut penambat rel.

Peristiwa tersebut terjadi di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api jika tidak segera ditangani.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan melengkapi kembali baut-baut penambat rel yang hilang.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen KAI dalam menjaga keamanan dan keselamatan operasional kereta api bagi seluruh pengguna jasa.

Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Exeter City: Ajang Kebangkitan The Citizens di Piala FA?

Baut Penambat Rel Komponen Vital Keselamatan

Menurut Tohari, baut penambat rel merupakan salah satu komponen vital dalam sistem prasarana perkeretaapian.

Komponen ini berfungsi menjaga kestabilan rel agar tetap pada posisinya saat dilalui rangkaian kereta api.

“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari dalam keterangannya, Jumat (9/1/2025).

Pencurian baut penambat rel tersebut pertama kali diketahui terjadi pada Rabu (7/1/2025).

Petugas prasarana KAI menemukan sejumlah baut hilang di lokasi, sehingga berpotensi menurunkan stabilitas jalur rel dan membahayakan perjalanan kereta api yang melintas.

Baca Juga: Mesin Audi Menyala, Cadillac Masuk F1, Ini Peta Persaingan Baru di Musim 2026

Perbaikan Dilakukan Sesuai Standar Keselamatan

Menindaklanjuti temuan tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan petugas prasarana ke lokasi kejadian.

Langkah awal yang dilakukan meliputi pengamanan jalur, pemeriksaan menyeluruh kondisi rel, serta penggantian dan pelengkapan kembali baut penambat rel yang dicuri.

Seluruh proses perbaikan dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan perkeretaapian yang berlaku.


Page 2

Setelah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan, jalur rel di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan dinyatakan aman dan tetap laik operasi untuk dilalui kereta api.

Baca Juga: Awal Tahun Lebih Sehat, Inilah 3 Gim Nintendo Switch Terbaik untuk Olahraga Seru di Rumah

Jumlah Baut Hilang Capai 108 Buah

Pada tahap awal, petugas mencatat kehilangan sebanyak 13 buah baut penambat rel di satu titik.

Namun, berdasarkan pengembangan penyidikan oleh pihak kepolisian, pelaku yang telah ditangkap mengakui perbuatannya di sedikitnya lima titik berbeda.

Dari hasil pengakuan tersebut, total baut penambat rel yang dicuri mencapai 108 buah.

Temuan ini memperkuat pentingnya peningkatan pengamanan jalur rel untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Baca Juga: Steam Awards 2025 Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Pemenang di Semua Kategori

Pengamanan Diperketat dan Peran Masyarakat Diperkuat

Selain melakukan perbaikan fisik pada jalur rel, KAI Daop 7 Madiun juga meningkatkan patroli pengamanan di sepanjang lintasan kereta api.

Koordinasi dengan aparat setempat terus diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap tindak pencurian dan gangguan keamanan prasarana perkeretaapian.

KAI turut mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan jalur rel.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas atau pihak berwenang apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar prasarana perkeretaapian.

Pihak KAI Daop 7 Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi terkait dugaan pencurian baut penambat rel.

Informasi yang cepat dan akurat dinilai sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan awal dan pengamanan jalur.

“Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan,” pungkas Tohari.


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, bergerak cepat melakukan pembenahan jalur kereta api yang rusak akibat pencurian baut penambat rel.

Peristiwa tersebut terjadi di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api jika tidak segera ditangani.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan melengkapi kembali baut-baut penambat rel yang hilang.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen KAI dalam menjaga keamanan dan keselamatan operasional kereta api bagi seluruh pengguna jasa.

Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Exeter City: Ajang Kebangkitan The Citizens di Piala FA?

Baut Penambat Rel Komponen Vital Keselamatan

Menurut Tohari, baut penambat rel merupakan salah satu komponen vital dalam sistem prasarana perkeretaapian.

Komponen ini berfungsi menjaga kestabilan rel agar tetap pada posisinya saat dilalui rangkaian kereta api.

“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari dalam keterangannya, Jumat (9/1/2025).

Pencurian baut penambat rel tersebut pertama kali diketahui terjadi pada Rabu (7/1/2025).

Petugas prasarana KAI menemukan sejumlah baut hilang di lokasi, sehingga berpotensi menurunkan stabilitas jalur rel dan membahayakan perjalanan kereta api yang melintas.

Baca Juga: Mesin Audi Menyala, Cadillac Masuk F1, Ini Peta Persaingan Baru di Musim 2026

Perbaikan Dilakukan Sesuai Standar Keselamatan

Menindaklanjuti temuan tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan petugas prasarana ke lokasi kejadian.

Langkah awal yang dilakukan meliputi pengamanan jalur, pemeriksaan menyeluruh kondisi rel, serta penggantian dan pelengkapan kembali baut penambat rel yang dicuri.

Seluruh proses perbaikan dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan perkeretaapian yang berlaku.