Nikmatnya Sego Lemeng dan Kopi Uthek ala Desa Banjar Banyuwangi

0
605

BANYUWANGI – Warga Desa Banjar, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, memiliki keunikan saat minum kopi yang diberinya nama ‘Kopi Uthek’. Mengenalkan kekhasannya tersebut, warga pun menggelar Festival Sego Lemeng dan Kopi Uthek di kaki Gunung Ijen, Minggu (26/8/2018).

Dinamakan Kopi Uthek karena cara menikmati kopi tersebut berbeda dari biasanya. Secangkir kopi pahit, dinikmati dengan gigitan gula aren yang terpisah. Saat gula aren digigit akan berbunyi ‘thek’, itu yang menjadi dasar penamaan Kopi uthek. Begitu gula sudah di dalam mulut, kopi pun disruput. Perpaduan keduanya akan menghasilkan cita rasa kopi yang unik nan nikmat.

“Desa Banjar sangat potensial untuk menjadi destinasi pariwisata apalagi lokasinya yang berada dekat dengan Gunung Ijen. Kuliner sego lemang dan kopi uthek menjadi salah satu daya tariknya,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat membuka acara melalui sambungan facetime. Bupati saat ini masih di Kota Mekah menunaikan ibadah haji.

Bupati Anas mengatakan pemkab terus mendorong Desa Banjar menjadi desa wisata. Mengingat warga Desa Banjar yang terus berkreasi mengangkat potensinya, di samping kekayaan alam desa tersebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Akhir Pekan, Banyuwangi Gelar Festival Pasar Wisata Kuliner