Pancasila Bukan Ilmu tapi Norma

0
305

Namun, jika butir tersebut dijadikan sebagai norma, maka manusia akan semakin tenang dan hidup saling menghormati dalam perbedaan. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab merupakan sila kedua Pancasila dan berlambang rantai. Berani membela kebenaran dan keadilan serta gemar melakukan kegiatan kemanusiaan adalah dua dari delapan butir yang ada dalam sila kedua tersebut. Hukum di negara kita seolah masih berpihak pada mereka yang memiliki uang. Siapa yang beruang, itulah yang menang.

Jika kita menerapkan Pancasila sebagai ilmu, seperti itulah contoh kasusnya. Kegiatan kemanusiaan, seperti pemberian bantuan kepada siswa tidak mampu, adalah contoh penga- malan Pancasila sebagai norma bukan sebagai ilmu. Persatuan Indonesia sebagai sila ketiga Pancasila mengajarkan kepada kita agar menempatkan kesatuan, persatuan, kepentin- gan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Kedua hal tersebut bisa terlaksana jika kita benar-benar menempatkan Pancasila sebagai aturan dalam hidup bernegara dan tidak sekadar sebagai ilmu yang hanya dihafalkan.

keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan mengajarkan beberapa hal kepada kita, antara lain tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan demi kepentingan bersama, dan musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan. Nilai-nilai tersebut masih sangat relevan digunakan dalam kehidupan bermasyarakat sekarang ini. Sila kelima dengan lambang padi dan kapas berbunyi, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | Next → | Last

Baca :
Banyuwangi Sabet Penghargaan Tertinggi untuk Kabupaten Sehat