Pecatan Tentara Simpan Sabu-Sabu dan Ineks

0
1030

Ditangkap Dalam Mobil Bersama Wanita


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Satuan Resnakorba Polres Banyuwangi meringkus seorang pecatan tentara, Raden Kristiawan Cahyo Nugroho, 35, siang kemarin. Warga Perum BTN Senapahan No.66, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, itu diciduk polisi saat berada di Jalan PB. Sudirman, tepatnya di depan konter WTC di Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Saat ditangkap, Raden diduga bersama teman wanitanya. Pelaku ditangkap saat berada di mobil Toyota Agya warna putih bernopol DK 1451 FO. Dari penangkapan itu polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket sabu berat 6,87 gram dan empat butir ekstasi. Narkoba itu ditemukan di dalam mobilnya.

“Semua barang bukti dan pelaku sudah diamankan. Sekarang sudah di Polres Banyuwangi untuk pengembangan lebih lanjut,” beber AKP Subandi, Kasubaghumas Polres Banyuwangi, kemarin. Penangkapan Raden merupakan hasil laporan masyarakat mengenai adanya transaksi narkoba lintas kota.

Polisi yang mendapat laporan itu segera melakukan pencegatan. Hasilnya, target operasi yang ditunggu pun tiba. Rabu (10/1) pukul 0430 polisi mendapati mobil Agya putih berhenti di pinggir jalan. Polisi dengan bekal informasi kuat segera melakukan penyergapan.

Kehadiran petugas sempat membuat Raden dan teman wanitanya kaget. Mereka mengelak atas keberadaan narkoba di dalam mobil yang dikendarai. Kerja keras polisi akhirnya berbuah manis. Ada tiga paket sabu berat 6,87 gram dan empat butir ekstasi yang ditemukan di kursi mobil.

Keduanya langsung dites urine dan menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan, si wanita hanya dikenai wajib lapor. Itu karena hasil tes urine negatif dan tidak terkait langsung dengan narkoba. Raden langsung mendekam di sel tahanan.

Berdasar pengakuannya, dia mendapatkan sabu itu dari seorang kenalannya berinisial RD di Mojokerto. Transaksi dilakukan di jalan tol. Sabu itu diduga akan dibawa ke Bali. “Kuat dugaan sabu itu akan digunakan sendiri dan diedarkan,” imbuh Subandi. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :