Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Peduli Pendidikan Anak Warga Binaan, Lapas Banyuwangi Bantu Perlengkapan Sekolah dan Sepeda

peduli-pendidikan-anak-warga-binaan,-lapas-banyuwangi-bantu-perlengkapan-sekolah-dan-sepeda
Peduli Pendidikan Anak Warga Binaan, Lapas Banyuwangi Bantu Perlengkapan Sekolah dan Sepeda

ngopibareng.id

Banyuwangi Rabu, 25 Februari 2026 20:45 WIB

Pembinaan pada Warga Binaan aktif dilaksanakan Lapas Banyuwangi. Berbagai kemampuan wirausaha diberikan sebagai bekal kembali masyarakat. Selain pembinaan Warga Binaan, Lapas Banyuwangi juga memperhatikan keluarga Warga Binaan khususnya anak-anak yang masih bersekolah.

Perhatian ini diwujudkan dalam bentuk bantuan perlengkapan sekolah dan sepeda kayuh. Bantuan diberikan kepada keluarga Warga Binaan yang dinilai menunjukkan dedikasi tinggi dalam program pembinaan kemandirian, khususnya di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banyuwangi.

Bantuan yang diberikan berupa tas sekolah, buku, alat tulis, dan sepeda kayuh. Program ini menyasar warga binaan yang aktif berkontribusi dalam pengelolaan hasil bumi di Lahan SAE dan berhasil menunjukkan perubahan perilaku yang positif selama masa pidana.

Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, mengatakan, bantuan ini merupakan wujud komitmen nyata Lapas Banyuwangi dalam mendukung kesejahteraan keluarga narapidana. 

“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk apresiasi tambahan di luar premi (upah hasil kerja) yang diterima oleh para warga binaan pasca-beberapa kali masa panen,” jelasnya, Rabu, 25 Februari 2026.

Dijelaskannya, pemberian bantuan ini merupakan hasil serap aspirasi Lapas Banyuwangi dengan Warga Binaan mengenai rencana penggunaan premi yang mereka terima. Mayoritas Warga Binaan menyampaikan keinginan untuk membelikan perlengkapan sekolah untuk anak-anak mereka. 

“Berangkat dari aspirasi tersebut, pihak Lapas memutuskan untuk memberikan tambahan diluar dari premi yang didapat agar cukup untuk membelikan putra maupun putri mereka perlengkapan sekolah,” terangnya.

Dengan premi yang diperoleh mereka diharapkan dapat memenuhi harapan keluarga. Meskipun keinginan belum sepenuhnya terpenuhi.

Wayan menegaskan, langkah ini juga sebagai inspirasi dan motivasi agar warga binaan lainnya terpacu untuk terus berbenah diri dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Pemberian bantuan ini juga sekaligus mengedukasi Warga Binaan lainnya akan pentingnya peran keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses reintegrasi sosial.

“Kami berharap keluarga di rumah terus memberikan dukungan dan semangat agar mereka (Warga Binaan) benar-benar memiliki tekad untuk berubah. Dengan adanya bantuan ini, kami ingin membuktikan bahwa meski berada di dalam Lapas, mereka tetap bisa berkontribusi bagi masa depan anak-anaknya,” katanya.

Baca Juga

Melalui bantuan ini, Lapas Banyuwangi berharap dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang humanis dan produktivitas narapidana di dalam Lapas berdampak langsung pada kesejahteraan dan keberlanjutan pendidikan keluarganya. 

Apresiasi mendalam disampaikan salah satu warga binaan penerima bantuan, A. Ia mengaku terharu karena Lapas peduli kondisi keluarganya. Diapun bersyukur karena Lapas tidak hanya memberikan pembinaan pada Warga Binaan, tetapi juga peduli pada pendidikan anaknya. 

“Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri, Bapak Dirjen, Bapak Kakanwil, serta jajaran Lapas Banyuwangi atas perhatian ini. Ini menjadi penyemangat saya untuk terus mengasah keterampilan di sini, sehingga ketika bebas nanti, saya bisa menjadi orang yang bermanfaat,” ungkapnya.