Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Bupati Ipuk Instruksikan Pasar Takjil Digelar di Seluruh Banyuwangi

detik.com

Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan pasar takjil Ramadan 1447 Hijriah bisa digelar di seluruh wilayah. Kebijakan ini menyusul instruksi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, kepada seluruh dinas terkait, pemerintah kecamatan hingga desa untuk memfasilitasi penyelenggaraan bazar Ramadan.

Ipuk menyebut, pemerintah daerah tidak hanya memfasilitasi tradisi tahunan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku UMKM selama Ramadan. Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan melakukan pendampingan intensif dalam penataan serta promosi agar penjualan optimal.

“Saya minta dinas terkait dan para camat membantu memfasilitasi pasar takjil. Atur dengan baik supaya tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Ipuk, Rabu (17/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di wilayah Kota Banyuwangi, sejumlah titik yang setiap tahun ramai di antaranya berada di Pantai Marina Boom dan sepanjang Jalan Letjen Sutoyo. Ipuk juga meminta Dinas Kesehatan turun langsung memastikan kebersihan makanan dan minuman yang dijual para pedagang.

“Tolong Dinas Kesehatan bersama puskesmas aktif mendampingi. Pastikan higienitasnya terjaga, supaya masyarakat tenang saat membeli takjil,” terangnya.

Selain itu, Puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Daerah turut diminta untuk melakukan pemeriksaan secara berkala dan memberikan edukasi sederhana kepada pelaku UMKM.

“Datangi pedagangnya, beri arahan cara pengolahan yang bersih dan aman,” sambung Ipuk.

Ipuk mengatakan pasar takjil tidak hanya menjadi tempat jual beli makanan berbuka. Di sana, banyak pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan.

Menurutnya, UMKM merupakan penopang ekonomi daerah. Ramadan menjadi kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Oleh karena itu, pemerintah daerah akan memastikan setiap desa dan kelurahan dapat menggelar pasar takjil sesuai kondisi masing-masing wilayah.

“Silakan berkreasi, tapi tetap koordinasi agar tidak mengganggu lalu lintas dan tetap menjaga ketertiban umum,” pungkas Ipuk.

20D

(auh/abq)