Pelajar MTsN Tabrak Grand Max, lalu Dilindas Truk

0
577

KALIBARU – Sungguh tragis nasib Taufik Kurniawan, 15. Pelajar MTs Negeri Kalibaru itu meninggal dunia setelah motor yang dia kemudikan berbenturan dengan truk di jalan raya Jember, masuk Desa Kalibaru Wetan, kemarin pagi. Ceritanya, pukul 06.15 Taufi k berangkat ke sekolah. Dia dibonceng teman satu sekolahnya, Turki Aditya Ahmad, 15, dengan motor Suzuki Shogun bernopol P 5651 WM.

Pagi itu, motor yang dikemudikan Turki melaju dari arah selatan ke utara. Ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP), dia hendak mendahului mobil Grand Max yang tidak diketahui identitasnya. Sialnya, saat menyalip tersebut, motor yang dikemudikan Turki bersenggolan dengan mobil Grand Max tersebut. Tak pelak, motor Turki langsung oleng ke kanan dan terjatuh.

Nah, dari arah berlawanan meluncur truk bernopol L 8378 UQ yang dikemudikan Heru Pranoto, 41, warga Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo. Karena jaraknya terlalu dekat, benturan tak bisa dihindari. ”Truk tersebut langsung menghantam motor Turki,” ujar seorang polisi lalu lintas ketika melakukan olah TKP. Akibat kejadian itu, Taufik meninggal di lokasi kejadian. Dia mengalami luka di kepala dan wajah. Turki mengalami luka di kepala hingga gegar otak.

Wajah, kaki, dan tangannya juga terluka. Sesaat setelah kejadian, yang bersangkutan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore. Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri melalui Kanitlantas Aipda Yulianto mengatakan, terkait kecelakaan itu, sopir truk dan kendaraannya langsung diamankan di Mapolsek Kalibaru. “Jadi, kecelakaan itu terjadi karena motor yang dikemudikan Turki bersenggolan dengan mobil Grand Max yang belum diketahui identitasnya. Usai kecelakaan, pengemudinya langsung melarikan diri,” kata Yulianto. (radar)

Baca :
Owner Investasi Bodong Akhirnya Masuk Bui