ngopibareng.id
Pemrov Jatim menyalurkan berbagai bantuan sosial dan bantuan ekonomi kepada warga Banyuwangi, Sabtuk, 28 Februari 2026. Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi bantalan sosial dan bantalan ekonomi bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan menjadi komplementer bantuan Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat.
Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Kecamatan Glenmore Banyuwangi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp5 miliar. Sasarannya, warga lanjut usia (lansia), pelaku usaha ultra mikro hingga penyandang disabilitas.
Sejumlah program bantalan sosial dan ekonomi yang disalurkan dalam kegiatan itu adalah :
-
Asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD),
-
Bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus),
-
Zakat produktif,
-
Bantuan operasional pendamping PKH Plus, Tali asih bagi TKSK dan Tagana,
-
Bantuan Program Pemberdayaan BUMDes, Program Desa Berdaya, Program Jatim Puspa dan Bantuan Keuangan Desa.
Khofifah mengatakan bantuan yang diberikan bukan hanya memberikan bantalan sosial tetapi juga bantalan ekonomi. Bantuan yang diberikan kepada lansia dan penyandan disabilitas tentunya bersifat bantalan sosial untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ada juga zakat produktif untuk pelakua usaha ultra mikro supaya mereka bisa terhindar dari rente atau dari pinjol,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan Pemrov ini, menurut Khofifah, merupakan komplementer dari bantuanyang telah diberikan Pemkab Banyuwangi. Sehingga Pemprov Jawa Timur dan Pemkab BAnyuwangi saling melengkapi ttik mana yang diintervensi oleh pemerintah pusat, titik mana yang diintervensi kabupaten, lalu titik mana yang akan diintervensi oleh Pemrov Jawa Timur.
“Ini berlaku di 38 Kabupaten dan kota di Jawa Timur,” tegasnya.
Baca Juga
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi penyaluran bantalan sosial-ekonomi dari Pemprov Jatim kepada warga Banyuwangi. Dengan disalurkan saat Ramadan, bantuan tersebut akan membantu meringankan beban warga selama Bulan Puasa dan menjelang Lebaran.
Pemkab Banyuwangi, menurut Ipuk, selama ini telah menyalurkan berbagai program bantuan sosial dan ekonomi bagi warga yang belum tersentuh program pemerintah provinsi dan pusat. Di antaranya melalui program ASN Berbagi dan Banyuwangi Berbagi.
Program ASN Berbagi merupakan sedekah dari para ASN di Banyuwangi yang diwujudakan dalam bentuk sembako untuk penanganan anak-anak stunting dan keluarga miskin.
“Dalam Banyuwangi Berbagi, kami berkolaborasi secara pentahelix untuk bersama-sama mendukung warga melalui beberapa program seperti bedah rumah dan sebagainya,” ujarnya.
Like








