Pencak Silat Banyuwangi Juara Umum

0
194

pencakBANYUWANGI – Kejuaraan kabupaten pencak silat antar pelajar SD dan antar perguruan tinggi memasuki tahap akhir kemarin (26/8). Para pesilat berjibaku untuk berebut gelar terbaik di kelas masing-masing. Hingga kemarin sore, mahkota gelar juara umum sudah bisa dipre d i k s i . Meskipun ada sejumlah partai yang masih berlangsung tadi malam, tapi catatan sementara, perolehan medali sudah bisa dihitung hingga partai terakhir. Kategori SD, kontingen SDN Lateng mendominasi perolehan medali.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

SDN Lateng berhasil mengantongi 6 emas, 3 perak, dan 7 perunggu. Peluang menjadi juara umum tetap terjaga hingga detik-detik pertandingan terakhir. Posisi runner up masih diduduki SDN Kepatihan. Sementara itu, para pesilat sudah mendapatkan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Peluang posisi sebagai juara umum ketiga tampaknya bakal diraih SDN Kampung Mandar dengan catatan 1 emas dan 2 perak. Pada katagori antar perguruan tinggi, laju PSHT untuk menjadi juara umum tidak terbendung. 

Hingga kemarin sore, perguruan yang lahir pada tahun 1922 itu meraih 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Pada posisi kedua tampaknya bakal diisi Asad dengan perolehan medali 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Namun demikian, satu pesilat PSHT mengalami pendarahan di bagian mulut. Bahkan, satu gigi dia protol setelah terkena pukulan telak. Dia adalah Sulistiono. Meski begitu, pesilat tersebut berhasil merebut medali emas setelah lawan, M. Teguh R. dari Asad di diskualifikasi. (radar)

Loading...