Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Situbondo Siapkan Pos Terpadu di Exit Tol Prosiwangi Suboh

mudik-lebaran-2026,-satlantas-polres-situbondo-siapkan-pos-terpadu-di-exit-tol-prosiwangi-suboh
Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Situbondo Siapkan Pos Terpadu di Exit Tol Prosiwangi Suboh

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Situbondo menyiapkan pos terpadu di pintu keluar tol Situbondo bagian barat.

Pos ini akan ditempatkan di kawasan exit tol yang berada di wilayah Desa Suboh, Kecamatan Suboh, Situbondo.

Pendirian pos terpadu tersebut dilakukan seiring rencana pengoperasian ruas Tol Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi) secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Keberadaan pos terpadu di titik tersebut diharapkan mampu membantu pengaturan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Pengecekan Lokasi Exit Tol Suboh

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lokasi exit tol Situbondo barat yang akan menjadi salah satu titik strategis pengamanan arus mudik.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan dijadikan pos terpadu selama pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.

“Kemarin kami sudah melakukan pengecekan pintu keluar tol Situbondo barat, yakni Desa/Kecamatan Suboh, dan di lokasi exit tol akan kami dirikan pos terpadu,” kata Nanang, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, keberadaan pos terpadu di lokasi tersebut sangat penting mengingat exit tol diperkirakan akan menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari jalan tol menuju jalur utama pantura Situbondo.

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional Saat Mudik

Nanang menjelaskan ruas tol Prosiwangi direncanakan mulai dibuka secara fungsional pada 13 Maret 2026. Pengoperasian sementara ini ditujukan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Ruas tol tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang menghubungkan wilayah timur Jawa Timur, mulai dari Probolinggo, Situbondo, hingga Banyuwangi.

Dengan dibukanya tol secara fungsional, diharapkan perjalanan pemudik menuju wilayah ujung timur Pulau Jawa dapat berlangsung lebih lancar dan efisien.

“Tol ini dioperasikan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi meningkat hingga 20 persen dibanding arus mudik tahun sebelumnya,” ujarnya.

Peningkatan volume kendaraan tersebut diperkirakan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat yang pulang kampung menjelang perayaan Idul Fitri.

Antisipasi Penumpukan Kendaraan

Satlantas Polres Situbondo memprediksi banyak pemudik akan memilih jalur tol karena dianggap lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalur arteri biasa.

Sumber: Korlantas.polri.go.id


Page 2

Namun demikian, peningkatan jumlah kendaraan yang keluar dari tol juga berpotensi menimbulkan kepadatan di sekitar pintu keluar tol.

Karena itu, keberadaan pos terpadu di exit tol Suboh menjadi langkah antisipatif untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik.

“Kami prediksi arus mudik padat dan banyak yang memilih lewat tol. Oleh karena itu di kawasan pintu keluar tol Situbondo barat kami dirikan pos terpadu untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan arus lalu lintas,” jelas Nanang.

Selain pengaturan lalu lintas, pos terpadu juga akan difungsikan sebagai pusat koordinasi berbagai unsur pengamanan selama periode mudik Lebaran.

Pendirian pos terpadu tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar oleh Polri setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam operasi tersebut, Polres Situbondo menyiapkan total enam pos pelayanan dan pos pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Situbondo.

Pos-pos tersebut akan ditempatkan di sepanjang jalur utama yang dilalui pemudik, terutama di jalur pantura yang menjadi penghubung utama antara Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Beberapa titik pengamanan juga difokuskan di lokasi yang rawan kepadatan lalu lintas maupun potensi kecelakaan.

Jalur Pantura Situbondo Jadi Rute Strategis Mudik

Kabupaten Situbondo selama ini dikenal sebagai salah satu jalur penting dalam arus mudik nasional, khususnya bagi pemudik yang menuju wilayah timur Pulau Jawa hingga penyeberangan menuju Bali.

Jalur pantura di wilayah ini menjadi bagian dari rute utama yang menghubungkan berbagai kota besar di Jawa Timur hingga ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Dengan dibukanya ruas tol Prosiwangi secara fungsional, pola perjalanan pemudik diperkirakan akan mengalami perubahan.

Sebagian kendaraan kemungkinan akan memanfaatkan jalur tol untuk mempercepat perjalanan, sementara sebagian lainnya tetap menggunakan jalur pantura.

Karena itu, koordinasi antara berbagai instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar.

Satlantas Polres Situbondo pun mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan.

Dengan kesiapan pos terpadu dan pengamanan di berbagai titik, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Situbondo dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Sumber: Korlantas.polri.go.id


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Situbondo menyiapkan pos terpadu di pintu keluar tol Situbondo bagian barat.

Pos ini akan ditempatkan di kawasan exit tol yang berada di wilayah Desa Suboh, Kecamatan Suboh, Situbondo.

Pendirian pos terpadu tersebut dilakukan seiring rencana pengoperasian ruas Tol Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi) secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Keberadaan pos terpadu di titik tersebut diharapkan mampu membantu pengaturan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Pengecekan Lokasi Exit Tol Suboh

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lokasi exit tol Situbondo barat yang akan menjadi salah satu titik strategis pengamanan arus mudik.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan dijadikan pos terpadu selama pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.

“Kemarin kami sudah melakukan pengecekan pintu keluar tol Situbondo barat, yakni Desa/Kecamatan Suboh, dan di lokasi exit tol akan kami dirikan pos terpadu,” kata Nanang, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, keberadaan pos terpadu di lokasi tersebut sangat penting mengingat exit tol diperkirakan akan menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari jalan tol menuju jalur utama pantura Situbondo.

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional Saat Mudik

Nanang menjelaskan ruas tol Prosiwangi direncanakan mulai dibuka secara fungsional pada 13 Maret 2026. Pengoperasian sementara ini ditujukan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Ruas tol tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang menghubungkan wilayah timur Jawa Timur, mulai dari Probolinggo, Situbondo, hingga Banyuwangi.

Dengan dibukanya tol secara fungsional, diharapkan perjalanan pemudik menuju wilayah ujung timur Pulau Jawa dapat berlangsung lebih lancar dan efisien.

“Tol ini dioperasikan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi meningkat hingga 20 persen dibanding arus mudik tahun sebelumnya,” ujarnya.

Peningkatan volume kendaraan tersebut diperkirakan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat yang pulang kampung menjelang perayaan Idul Fitri.

Antisipasi Penumpukan Kendaraan

Satlantas Polres Situbondo memprediksi banyak pemudik akan memilih jalur tol karena dianggap lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalur arteri biasa.

Sumber: Korlantas.polri.go.id