sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Sebuah perahu jenis jukung ditemukan terdampar di kawasan Pantai Triangulasi, wilayah Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, pada Jumat (6/3).
Perahu berwarna biru dan kuning tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik tanpa nakhoda.
Hingga kini, perahu itu masih berada di lokasi ditemukannya di kawasan pantai dalam wilayah konservasi tersebut.
Petugas taman nasional mengimbau kepada pemilik perahu yang merasa kehilangan agar segera menghubungi petugas untuk melakukan pengecekan dan pengambilan.
Perahu jukung itu diketahui bertuliskan “Putra Prihatin” pada bagian lambungnya.
Pertama Kali Ditemukan Nelayan yang Melintas
Petugas Taman Nasional Alas Purwo, Alan Maulana, mengatakan bahwa perahu tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di sekitar Pantai Triangulasi.
Saat itu, nelayan melihat sebuah perahu dalam kondisi terbalik di tepi pantai. Karena merasa janggal, nelayan tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada petugas taman nasional.
“Perahu jukung warna biru kuning bertuliskan Putra Prihatin itu pertama kali ditemukan oleh nelayan yang melintas di sekitar Pantai Triangulasi. Melihat perahu dalam kondisi terbalik, nelayan tersebut langsung menghubungi petugas,” ujar Alan.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas taman nasional segera menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan pengecekan.
Kondisi Perahu Sudah Terbalik di Tepi Pantai
Setibanya di lokasi yang dilaporkan, petugas mendapati bahwa memang terdapat sebuah perahu jenis jukung yang telah terdampar di tepi pantai.
Menurut Alan, posisi perahu sudah dalam keadaan terbalik dan diduga kuat terbawa arus ombak hingga ke daratan.
“Ketika dicek di lokasi yang ditunjukkan, memang benar ada perahu jukung yang terdampar di tepi pantai. Kondisinya sudah terbalik dan diduga terbawa arus ombak hingga ke daratan,” jelasnya.
Page 2
Minggu, 8 Maret 2026 | 01:30 WIB
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Sebuah perahu jenis jukung ditemukan terdampar di kawasan Pantai Triangulasi, wilayah Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, pada Jumat (6/3).
Perahu berwarna biru dan kuning tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik tanpa nakhoda.
Hingga kini, perahu itu masih berada di lokasi ditemukannya di kawasan pantai dalam wilayah konservasi tersebut.
Petugas taman nasional mengimbau kepada pemilik perahu yang merasa kehilangan agar segera menghubungi petugas untuk melakukan pengecekan dan pengambilan.
Perahu jukung itu diketahui bertuliskan “Putra Prihatin” pada bagian lambungnya.
Pertama Kali Ditemukan Nelayan yang Melintas
Petugas Taman Nasional Alas Purwo, Alan Maulana, mengatakan bahwa perahu tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di sekitar Pantai Triangulasi.
Saat itu, nelayan melihat sebuah perahu dalam kondisi terbalik di tepi pantai. Karena merasa janggal, nelayan tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada petugas taman nasional.
“Perahu jukung warna biru kuning bertuliskan Putra Prihatin itu pertama kali ditemukan oleh nelayan yang melintas di sekitar Pantai Triangulasi. Melihat perahu dalam kondisi terbalik, nelayan tersebut langsung menghubungi petugas,” ujar Alan.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas taman nasional segera menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan pengecekan.
Kondisi Perahu Sudah Terbalik di Tepi Pantai
Setibanya di lokasi yang dilaporkan, petugas mendapati bahwa memang terdapat sebuah perahu jenis jukung yang telah terdampar di tepi pantai.
Menurut Alan, posisi perahu sudah dalam keadaan terbalik dan diduga kuat terbawa arus ombak hingga ke daratan.
“Ketika dicek di lokasi yang ditunjukkan, memang benar ada perahu jukung yang terdampar di tepi pantai. Kondisinya sudah terbalik dan diduga terbawa arus ombak hingga ke daratan,” jelasnya.







