Perahu Nelayan Menabrak Karang

0
964

Satu Tewas, Satu Hilang, dan Satu Selamat

MUNCAR – Kecelakaan laut hingga menelan korban jiwa terjadi di sekitar perairan Muncar Senin malam (19/10). Sebuah  perahu yang dinaiki tiga  nelayan menabrak batu karang di sekitar pantai Gumuk Kantong, Desa  Sumbersewu, Kecamatan Muncar.

Dalam kecelakaan itu, satu nelayan ditemukan tewas dan satu lainnya selamat. Satu nelayan lagi hingga Selasa sore (20/10)  keberadaannya masih belum diketahui. “Tiga nelayan itu masih satu keluarga,” cetus Abdul Hamim, 43, salah satu kerabat korban.

Nelayan yang ditemukan  tewas itu adalah  Sutik, 25, dan yang selamat Agus Komarodin, 27. Nelayan yang belum diketahui nasibnya adalah Suwarno, 55. Semua warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Suwarno itu bapaknya. Agus itu anak kandung Suwarno, dan Sutik menantu Suwarno,” terangnya. Menurut Hamim, ketiga nelayan yang masih satu keluarga itu berangkat dari pelabuhan ikan Muncar sekitar pukul 21.00 naik perahu jenis pakisan.

Mereka mencari ikan  di sekitar perairan Gumuk Kantong, wilayah Desa Sumber sewu. “Satu jam kemudian ada kabar perahu menabrak karang,” ungkapnya. Gara-gara menabrak batu karang  itu, jelas dia, lambung perahu bocor dan air laut masuk ke perahu.

Air laut banyak yang masuk, akhirnya  perahu miring dan nyaris  karam. Karena perahu tidak normal, Agus Komarudin langsung melompat ke laut sambil memeluk jeriken  kosong sebagai pelampung. Sementara itu, Suwarno dan Sutik masih  bertahan di perahunya.

“Agus selamat sampai ke tepi laut,” imbuhnya. Setiba di tepi laut, Agus yang kebetulan tunawicara itu menyampaikan kepada warga bahwa perahunya mengalami kecelakaan. “Berdasar keterangan Agus, Pak Suwarno  sempat mendarat, tapi kembali ke tengah laut untuk mencari menantunya (Sutik),” terangnya.

Kasat Pol Air Banyuwangi, AKP Basori Alwi, melalui Kanit Pol Air Muncar, Aiptu Bambang Supriyanto, mengatakan pihaknya baru mendapat laporan pada Selasa (20/10) sekitar pukul 03.00. Laporan itu langsung disampaikan ke Satpol Air Banyuwangi dan melakukan  pencarian.

“Kita mencari dengan  perahu karet dan menyisir pantai,” katanya. Pencarian petugas yang dibantu  warga dan keluarga korban membuahkan  hasil. Sekitar pukul 08. 45, Sutik berhasil ditemukan di pantai  dengan kondisi sudah meninggal.

Jenazah korban langsung diangkat ke darat dan dikirim ke rumahnya menggunakan mobil ambulans.  “Jenazah Sutik langsung kita kirim ke rumahnya,” terangnya.  Hingga Selasa siang (20/10) tim  SAR dari Satpol Air Banyuwangi dibantu keluarga korban dan nelayan masih melakukan pencarian di  sekitar pantai Gumuk Kantong.

Pencarian dilakukan di dua arah ,yakni berjalan di sekitar pantai dan  menggunakan perahu. “Perahu  yang dinaiki korban sudah dievakuasi dan ditarik menggunakan kapal lain menuju dermaga pelabuhan Muncar,” katanya. (radar)