Perempuan dan Narkoba

0
422

BERITA terkait narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) cukup menghiasi halaman Radar Banyuwangi edisi hari ini. Pada halaman utama, ada berita tentang dua purel yang ditangkap polisi gara-gara narkoba jenis sabu-sabu (SS). Mereka kedapatan membawa serbuk kristal haram tersebut saat digeledah polisi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selama menjalani pemeriksaan, ternyata dua purel tersebut mengaku sudah sering memakai barang haram tersebut. Ada banyak hal yang mengejutkan dalam pemeriksaan polisi terhadap dua perempuan itu. Yang pertama, salah satu purel mengaku mengonsumsi SS dengan metode yang sedikit berbeda.

Lazimnya, SS diisap uapnya melalui alat bernama bong. Yang tidak lazim alias ora umum, perempuan itu mengaku sering memakai SS dengan cara disuntik langsung ke dalam tubuh. Tentu saja, itu membuat gusar kita semua. Efek ketergantungan narkoba tersebut sangat sulit dikalahkan. Apalagi, bila cara mengonsumsinya dengan cara yang tidak lazim itu.

Dua tersangka perempuan dalam kasus narkoba itu menyatakan punya alasan sendiri kenapa terjerat narkoba. Mereka mengaku memakai kristal putih haram tersebut sebagai zat yang membantu aktivitas mereka bekerja. Maklum, pekerjaan sebagai purel lebih ramai pada malam hari. Biasanya, mereka bertugas melayani tamu di tempatĀ  hiburan dan karaoke.

Loading...

Bahkan, kedua tersangka perempuan itu menggunakan SS dengan tujuan agar kuat bekerja. Bila mengonsumsi barang haram tersebut, mereka mengaku tidak mengantuk saat menemani tamu di tempat karaoke pada malam hari. Sebenarnya fenomena apa ini? Kami punya pandangan bahwa bagaimanapun para pengedar narkoba sudah tak lagi menyasar anak sekolah dan remaja sebagai konsumen.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2