Pesta Penutup Masa Jabatan

0
541

GLAGAH – Kampung adat Oseng di Dasa Kemiren, Kccamatan Glagah, menjelma menjadi lautan kopi tadi malam. Ribuan orang menyemut menghadiri Fesival Ngopi Sepuluh Ewu. Ngopi gratis itu berlangsung di sepanjang utama desa tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Masing-masing rumah yang berdiri di sepanjang jalan desa adat Banyuwangi itu dilengkapi pondok mirip kopi, lengkap meja, kursi, lengkap teko, dan cangkir berisi kopi seduhan yang masih panas. Total ada sekitar 300 Kg bubuk kopi yang disediakan panitia untuk diseduh dalam sebuah cangkir dan diminum secara bersama-sama.

Yang terasa istimewa, Festival Ngopi Sepuluh Ewu tersebut juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Dia datang didampingi wakilnya, Yusuf Widyatmoko, serta jajaran kepala SKPD. Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Samsudin Adlawi juga hadir di tengah-tengah ribuan warga yang ikut ngopi gratis.

Pemilik sanggar Genjah Arum, lwan Subekti, beserta kepala Desa Kemiren juga hadir. Festival Ngopi Sepuluh Ewu tahun ini merupakan ketiga kalinya digelar. Festival pertama digelar pada tahun 2013 lalu. Pada tahun 2013 festival tersebut bertajuk Festival Seribu Kopi.

Karena dirasa peminat dan wargi yang datang pada festival tersebut sangat banyak, akhimya sejak tahun 2014 diganti menjadi Festival Ngopi Sepuluh Ewu. Tajuk tersebut bertahan hingga sampai ini. Acara festival tahun ini dimulai pukul 20.00.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last