Polsek Songgon Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Bir Untuk Acara Hajatan

0
315


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Polsek Songgon mengamankan truk yang mengangkut sekitar 1700 botol minuman keras (miras) jenis Bir yang hendak di hantarkan kepada pemesannya untuk hajatan pernikahan.

Truk pengangkut ribuan Bir tersebut di kemudikan oleh Oktavianto (32) warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, yang di angkut dari gudangnya di kawasan Kecamatan Glagah menuju ke wilayah Kecamatan Songgon.

Namun sejumlah petugas yang sedang melakukan patrol rutin melihat adanya truck tersebut melaju ke barat, lalu di hentikan tepat di timur Mapolsek Songgon di kawasan Desa Songgon.

Kapolsek Songgon Banyuwangi, AKP Bakin yang memimpin langsung jalannya penangkapan tersebut mengatakan, ribuan botol bir tersebut merupakan pesanan dari oknum warga setempat yang hendak di gunakan untuk pesta miras sambil menonton pagelaran tarian Gandrung di rumah Sutikno, yang ada di kawasan Desa Songgon, Kecamatan Songgon tepatnya di depan Kantor Kecamatan Songgon.

Pasalnya, pada selasa (25/4) Sutikno sedang melaksanakan hajatan kawinan anaknya dan di malam harinya akan di gelar pertunjukan tarian Gandrung sebagai hiburan.

“Ribuan botol bir itu adalah pesanan dari warga setempat dan akan di suplay untuk pertunjukan tarian gandrung tersebut,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, kepolisian terus gencar melakukan razia miras berbagai jenis. Sementara untuk bir itu sendiri, kandungan alkoholnya mencapai 5 persen lebih sehingga di amankan kepolisian.

“Kini seluruh barang bukti beserta sopir dan truknya diamankan di Satuan Reskoba Polres Banyuwangi guna di lakukan pengembangan penyidikan,” ungkap Kapolsek.

Dan dipastikan, kepolisian terus gencar melakukan razia minuman keras pasca ditemukannya beberapa warga di Banyuwangi meninggal dunia diduga setelah menenggak minuman keras.

Kasus ini sendiri masih dalam proses penyidikan pihak Satuan Reskoba Polres Banyuwangi.

Loading...