Sabet Anugerah Gizi Award

0
335

Sidak dilakukan terhadap para penjaja makanan di beberapa sekolah yang terindikasimenjual makanan tidak sehat. “Jika ditemukan pedagang yang menjual makanan tidak sehat dan berbahaya, maka Dinkesbersama BPOM menarik makanan tersebut dan memberikan penyuluhan kepada penjualnya, setelah dilakukan penyuluhan, maka Dinkes akan terus memonitor penjual makanan tersebut,” kata dia.

Selain peningkatan gizi anak, pemkab melalui Dinkes Banyuwangi juga melakukan upaya peningkatan gizi keluarga. Pemkab dan Dinkes menyarankan kepada warga yang memiliki lahan pekarangan untuk membuat kolam ikan yang bisa dikonsumsi sebagai tambahan asupan gizi. “Ini juga mengoptimalkan gerakanmakan ikan,” cetusnya. Asupan iodium anak juga diperhatikan melalui monitoring keberadaan garam beryodium di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Caranya dengan mengambil sampel merek-merek garam yang beredar di pasaran untuk diukur kadar yodiumnya. “Dari sini masyarakat kita sarankan untuk mengonsumsi garam yang megandung cukup yodium,” pungkas dr. Rio. Sementara itu, selain diberikan kepada Banyuwangi, sejumlah kategori lain Gizi Award juga diberikan kepada Ibu Gubernur Nina Soekarwo, Kabupaten Situbondo, Kota Mojokerto dan Kota Surabaya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Bupati Anas Resmikan Kantor Baru Pengadilan Agama Banyuwangi