Santuni 200 Anak Yatim

0
193

KALIPURO– Lebih seribu umat muslim tumplek blekdi halaman Kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi pagi kemarin (1/7). Mereka mengikuti pengajian Ahad pagi Khotmil Qur’an Adz-Dzikridalam rangka perin-gatan ulang tahun ke-13 Jawa Pos Radar Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Banyaknya jamaah datang di luar predik-si panitia. Awalnya, panitia memprediksi jamaah yang datang ha nya sekitar 800 orang. Kenyataannya, jamaah yang datang diperkirakan lebih seribu orang. Membeludaknya jamaah yang datang, menyebabkan tenda yang disediakan panitia tidak mampu menampung jamaah.

Tidak hanya itu, jumlah anak yatim yang datang di luar prediksi. Panitia merencana-kan santunan anak yatim hanya menghadirkan sekitar 100 anak. Namun santunan yang diberikan mencapai 200 anak yatim. Jumlah sumbangan untuk anak yatim juga mengalir cukup deras pagi kemarin. Hingga pengajian selesai, sumbangan spontanitas untuk anak yatim mencapai 335 amplop.

Setiap amplop santunan itu berisi uang Rp 50 ribu. Sehingga jumlah uang santunan anak yatim yang masuk sebesar Rp 16,75 juta.Walau sumbangan spontanitas mencapai Rp 16,75 juta, namun yang disalurkan hanya sekitar Rp 9,75 juta. Sedangkan sisanya, akan disampaikan pada pengajian Khotmil Quran Adz-Dzikripekan berikutnya.

Tidak hanya itu, pengajian di halaman kantor Jawa Pos Radar Banyuwangiberhasil mengumpulkan beras sekitar 16,5 ton. Bantuan beras itu akan disampaikan kepada fakir miskin pada bulan Ramadan mendatang. Pengurus pengajian tersebut menargetkan, pengumpulan beras sekitar 20 ton.

Sebanyak 10 ton dari target 20 ton itu akan disalurkan dalam kegiatan safari Ramadan. Direktur Radar Banyuwangi Choliq Baya menyampaikan terima kasih kepada jamaah pengajian Khotmil Quran Adz-Dzikri.Diakui, kegiatan santunan anak yatim dan khataman Alquran merupakan kegiatan rutin setiap dalam memperingati hari ulang Jawa Pos Radar Banyuwangiyang jatuh pada 26 Juli.

Tahun lalu, kata Choliq, kegi-atan santunan diberikan langsung kepada beberapa panti sosial anak yatim. “Tahun lalu, kita mendatangi anak yatim. Tahun ini, bersama pengajian Khotmil Quran Adz-Dzikri kita mendatangkan anak yatim,” ujarnya. Kepada para ulama dan umarayang hadir, Choliq juga menyampaikan terima kasih atas doa untuk kemajuan Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Dia mengajak semua elemen melanjutkan kebersamaan yang dilakukan tahun ini. Sementara itu, pengajian tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh di Banyuwangi. Sebut saja KH Makshum Syafii, KH Isomuddin Dimyati, KH Burhan Al-Banani, KH Iskandar Zulkarnain, Ketua DPC Partai Demokrat Michael Edi Hariyanto, Asisten Pemerintahan Abdullah, Camat Kalipuro Nurhadi, Camat Kabat M. Lukman, Mantan Wabup Yusuf Nuris.

Sedangkan tema pengajian kemarin, “Untuk apa dan un-tuk siapa alquran diturunkan”. Kajian tema kali tidak hanya disampaikan pengasuh pengajian Khotmil Quran Adz-Dzikri, HA Wahyudi seperti pengajian sebelumnya. Mantan Wabup Yusuf Nuris juga menyampaikan kajian yang disiarkan langsung oleh radio VIS FM tersebut.

“Terima kasih kepada radio VIS FM dan JTV, PT PLN APJ Banyuwangi, CV Panen Raya dan semua pihak yang membantu lancarnya acara ini,” ucap ketua panitia pengajian HUT Jawa Pos Radar Banyuwangi, Syaifuddin Mahmud. (radar)

Loading...