Satu Sekolah Hanya Diajar Tiga Guru

0
1202
Empat murid SDN 3 Alasbuluh pulang dari sekolah dengan naik sepeda motor.
Empat murid SDN 3 Alasbuluh pulang dari sekolah dengan naik sepeda motor.

BANYUWANGI – SDN 3 Alasbuluh kini tinggal menyisakan 22 murid secara keseluruhan. Kondisi itu disebabkan terpencilnya lokasi sekolah tersebut. Jarak dari jalan raya Situbondo menuju sekolah itu sejauh 10 kilometer (km).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Untuk menuju sekolah tersebut, para siswa maupun pengajar harus melewati perkebunan kapuk serta wajib menyusuri jalan berbatu yang curam. Sebenarnya bangunan SDN 3 Alasbuluh masih tergolong layak. Tiga ruang kelas dan satu ruang guru masih tampak baru.

Sekolah yang terletak di Dusun Karangbaru, Desa Alasbuluh, itu secara total memiliki 22 siswa. Perinciannya, antara lain, kelas I dihuni 2 siswa, kelas II memiliki 3 siswa, dan kelas III punya 4 siswa. Kelas IV memiliki 5 siswa serta kelas V dan VI masing-masing punya 4 siswa.

Loading...

Menurut Kepala SDN 3 Alasbuluh Mokhamad Slamet, minumnya murid disebabkan lokasi sekolah yang cukup jauh dari perkampungan. Selain itu, banyak madrasah ibtidaiyah (MI) yang dibangun di satu dusun. ā€¯Banyak murid di kawasan Dusun Karangbaru yang beralih ke MI karena dirasa lebih dekat dengan perkampungan,” tutur Slamet.

Jumlah keseluruhan guru di sekolah itu hanya tiga orang. Terdiri atas satu guru pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajar pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) serta dua guru tidak tetap (GTT). Lebih jauh Slamet mengatakan, menjamurnya MI mengakibatkan banyak murid beralih sekolah. Selain itu, kebanyakan orang tua di daerah tersebut berpedoman kuat, jika disekolahkan di MI, anak terjamin masuk surga.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2