Saya Kuliah di Rumah

0
151

SORE ini, setelah beberapa menit mencari kelas mana yang saya butuhkan, dan melihat-lihat beban kuliah, jadwal kuliah, dan profil profesor, maka saya putuskan mengambil 3 kelas di 3 universitas berbeda. Kelas-kelas tersebut adalah “Internet History, Technology, and Security” dari University of Michigan selama 7 minggu, kelas “Introduction to Astronomy” dari Duke University selama 9 minggu, dan kelas “Chemistry: Concept Development and Application” dari Rice University selama 10 minggu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Setelah puas memilih kelas yang saya inginkan, saya langsung mendaftar. Proses pendaftaran tidak bertele-tele dan tidak menuntut syarat-syarat dokumen yang sering kali menghalangi kita kuli-ah. Saya hanya perlu mengisi nama lengkap dan alamat email. Proses pendaftaran hanya memakan waktu beberapa detik.

Semua kuliah ini akan saya lakukan dari rumah atau dari mana pun asalkan ada sambungan internet, dan tanpa biaya pendaftaran, biaya kuliah, biaya materi, maupun biaya ujian. Semua gratis karena program yang saya ikuti yang digagas beberapa profesor dari University of Standford tersebut sudah didanai para donatur. Setelah melihat profil para profesor yang akan mengajar, saya semakin semangat belajar.

Tetapi, tidak cuma profil profesor yang membuat saya semangat, bahan-bahan ajar gratis ( baik buku maupun website) juga membuat saya semangat. Beginilah rupanya revolusi pendidikan abad ke-21, efisien, fleksibel, dan mudah diakses. Dari pengalaman saya ini, saya semakin tidak mengerti setiap kali mendapati segala halang-rintang, persyaratan, dan biaya yang harus ditanggung di Indonesia.

Bukankah sekarang sudah bukan zamannya lagi menghalangi orang lain untuk maju? Bagaimana cara saya bisa kuliah gratis di berbagai universitas sekaligus itu? Jawabnya COURSERA (http ://www. coursera.org). COURSER A berpartnerdengan banyak universitas kelas atas dunia untuk memberikan kuliah gratis secara onlinekepada khalayak. Pendidikan kelas dunia yang selama ini hanya bisa dinikmati orang-orang pilihan itu ternyata juga bisa dinikmati banyak orang.

Sampai saat ini sudah ada 16 universitas yang bergabung dalam COURSERA dan tersedia 111 kelas. Universitas-universitas terkenal, seperti Stanford University, Princeton Univer-sity, The University of Edinburgh, University of Toronto, telah bersumbangsih dalam proyek ini. Belajar Filosofi sampai quantum mechanics, nanoteknologidan genetika, sangat memungkinkan dilakukan di rumah dan tidak perlu menunggu kita punya uang beratus-ratus juta untuk ke luar negeri.

Meski kuliah ini gratis dan online, saya tidak bisa menganggapnya enteng. Ada kelas bersama para profesor yang perlu saya hadiri, kegiatan interaktif bersama mahasiswa lain, tugas-tugas mingguan, quiz, bahkan ujian akhir. Di kelas-kelas tertentu, peserta harus memiliki background yang kuat di beberapa bidang. Misalnya kelas astronomi yang menuntut mahasiswa menguasai ilmu Aljabar. Peserta kuliah tentu harus fasih berbahasa Inggris.

Walaupun tidak ada tes bahasa Inggris, tapi yang tidak mampu mengikuti kuliah dengan baik tentu akan gugur atau tidak lulus. Saya senang karena di tengah kesibukan mengajar murid, memberikan pelatihan ke berbagai daerah, dan sederet kesibukan lain, saya masih bisa mengenyam pendidikan tinggi bersama profesor-profesor kelas dunia. Saya membayangkan saya bisa memasak sambil kuliah dan sesekali berinteraksi dengan mahasiswa lain.

Saya bisa mengerjakan tugas saya ketika mengantre di bank atau supermarket. Saya bisa membaca buku sambil menunggu putri saya main sepak bola. Tidak hanya karir saya yang bisa meningkat atau meluas dengan pendidikan tinggi yang saya ambil di berbagai universitas top dunia tersebut. Yang jelas, sebagai manusia saya menjadi lebih baik, berilmu, dan terdidik.

Saya adalah seorang guru dan seorang ibu, apa jadinya generasi yang saya didik apabila saya berhenti belajar? Tidak ada halangan lagi bagi siapa pun untuk me-nikmati pendidikan tinggi. Halangannya hanya ada pada diri kita sendiri. Selamat belajar! *) Aktivis Kemerdekaan Berpendidikan Indonesia asal Banyuwangi @radar)

Loading...