Beranda Pariwisata Selamat Datang Pesaing Merpati

Selamat Datang Pesaing Merpati

0
409

HARI ini 20 September 2012, ada sejarah baru yang diukir di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Pener-bangan dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi (BWW), ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Ja-karta (CGK), viaJuanda Surabaya (SUB) dan seba-liknya telah dibuka. Penambahan jadwal terbang ini dilayani oleh operator Wings Air yang merupakan anak perusahaan Lion Air. Dengan adanya operator penerbangan baru, berarti maskapai Merpati Nu-Oleh: A. CHOLIQ BAYA santara yang sudah lebih dulu beroperasi tidak lagi memonopoli jalur SUB-BWW dan sebaliknya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Wings Air akan melayani penerbangan dari CGK menuju BWW pukul 06.50 WIB dengan transit di Ju-anda Surabaya. Selanjutnya, dari SUB menuju BWW take offpukul 9.30 WIB. Sebaliknya, penerbangan dari BWW menuju CGK berangkat pukul 10.45 dan transit di SUB, baru dilanjutkan ke CGK. Dalam masa promosi, tiket BWW-SUB dan sebaliknya di-tawarkan Rp 313 ribu dan tiket ekonomi Rp 379 ribu.

Jadwal penerbangan Merpati tidak ada perubahan. Rute SUB-BWW dilayani pukul 13.40 WIB dan rute BWW-SUB dilayani pukul 14.50 WIB. Pesawat yang akan dioperasikan Wings Air ber-jenis ATR-72 seri 500 dengan kapasitas 72 kursi.

Pesawat buatan Prancis itu memiliki seatlebih ba-nyak daripada pesawat MA-60 buatan China yang dioperasikan Merpati. Meski kapasitas penum-pang dan barang lebih banyak, tapi runway(lan-dasan pacu) yang dibutuhkan untuk take offdan landingtidak terlalu panjang. RunwayBandara Blimbingsari yang panjangnya 1.400 meter itu su-dah mencukupi. Sebab, bobot kosong pesawat ATR72-500 hanya 12.950 kg. MA-60 yang kapasitas penumpangnya lebih sedikit, ternyata bobot ko-songnya mencapai 13.700 kg

Kenyataan yang ada selama ini, dari 60 seatyang tersedia di MA-60, pihak ope rator Merpati hanya berani mematok mak simal 44 seat. Jika melebihi itu, mereka kha watir pe-sawat tidak bisa terbang mak simal. Anehnya, meski hanya diisi 44 pe numpang, pihak ope rator tetap tidak mampu melayani pe-numpang secara maksimal. Buktinya, saat penerbangan dari Banyuwangi ke Surabaya Sabtu (8/9) lalu, pihak operator tak berani mengangkut barang penumpang ke dalam bagasi. Mereka lebih memilih mengangkut

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!