Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Siapa Ressa Rizky? Pemuda Banyuwangi yang Gugat Denada dan Klaim Sebagai Anak Kandung

KOMPAS.com – Penyanyi dangdut Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, atau yang akrab disapa Denada, resmi digugat oleh seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Ressa Rizky Rossano (24).

Gugatan ini dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait penelantaran anak.

Ressa mengklaim dirinya adalah anak kandung Denada yang selama puluhan tahun statusnya disembunyikan dan identitasnya disebut sebagai adik sang penyanyi.

Kronologi Pengakuan Status Anak Kandung

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, membeberkan bahwa kliennya baru mengetahui status aslinya saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selama ini, Ressa dibesarkan di Banyuwangi dan dianggap sebagai adik Denada atau keponakan dari mendiang Emilia Contessa.

“Awalnya dengar dari kabar selentingan, lalu dia diberitahu oleh seseorang yang sangat dipercayainya memberi tahu hal yang sebenarnya bahwa ia bukan anak dari bibi Denada, melainkan anak kandung Denada,” terang Firdaus kepada awak media, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Kisah Ressa Pemuda yang Mengaku Anak Denada, Putus Kuliah dan Jadi Penjaga Toko Madura di Banyuwangi

Ressa disebut dibawa dari Jakarta ke Banyuwangi sekitar 24 tahun yang lalu.

Menurut Firdaus, Ressa dititipkan kepada keluarga di Banyuwangi karena diduga sang penyanyi tidak ingin terlihat memiliki anak pada saat itu.

“Diberikan ke keluarganya, tapi karena mungkin keluarganya sibuk, kemudian dirawat oleh adiknya ibu Emilia Contessa,” tambah Firdaus.

Alasan Gugatan, Penelantaran dan Putus Kuliah

Selama puluhan tahun, kebutuhan hidup Ressa ditanggung oleh keluarga besar di Banyuwangi, terutama oleh almarhumah Emilia Contessa.

Firdaus menyebut bahwa sejak dititipkan, Denada diduga lepas tangan dan tidak pernah memberikan nafkah.

Kondisi berubah drastis setelah Emilia Contessa meninggal dunia. Ekonomi keluarga besar tersebut memburuk hingga tidak ada pemasukan sama sekali.

Dampaknya, Ressa terpaksa putus kuliah karena terkendala biaya.

Untuk menyambung hidup, pemuda berusia 24 tahun itu kini harus bekerja keras sebagai penjaga toko Madura 24 jam di kawasan Kota Banyuwangi.

“Anaknya sakit hati dan bertanya-tanya kenapa tega menelantarkan. Akhirnya, anak tersebut mencoba menuntut Denada,” ungkap Firdaus.

Baca juga: Bukan Adik, Ressa Rizky Rossano Klaim Dirinya Anak Kandung Denada yang Ditelantarkan

 

Page 2

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

QR Code Kompas.com

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app