Beranda Sosial Terapkan Protokol Kesehatan, Banyuwangi Keluarkan Panduan Transaksi Hewan Qurban

Terapkan Protokol Kesehatan, Banyuwangi Keluarkan Panduan Transaksi Hewan Qurban

0
16
Foto: banyuwangikab.go.id

BANYUWANGI – Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi mengharuskan penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19, sekaligus tetap menjamin aspek kehalalan dan kebersihan daging kurban.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Arief Setyawan mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 antara lain terkait dengan sumber daya manusia (SDM), proses pemilihan hewan kurban, penyembelihan dan pengelolaan, hingga pendistribusian daging kurban.

“Baik penjual kambing, pembeli, bahkan panitia diwajibkan memperhatikan aturan yang berkaitan dengan physical distancing untuk selalu menjaga jarak, memakai masker, sarung tangan, kacamata safety, apron dan sepatu boots,” kata Arief, Jumat (24/7/2020).

Selain SDM, kata Arief, pihaknya juga memberlakukan standar pemilihan hewan kurban. Untuk mendapatkan hewan kurban yang sehat, Arief mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban hanya di tempat-tempat yang telah tersertifikasi oleh Dinas Pertanian. Para pedagang kambing tersebut mendapat surat sertifikat resmi dari dinas sebagai tanda telah memenuhi standar pemilihan hewan kurban dan patuh pada aturan protokol kesehatan.

Loading...

“Belilah ternak ditempat yang sudah tersertifikasi. Selain lebih aman karena protokol kesehatannya jalan, ternak yang dibeli di tempat-tempat tersebut kami jamin bebas penyakit dan sesuai syari’at Islam,” ujar Arief.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!