Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tersulut Kabar Burung, Pria Banyuwangi Disabet Arit di Leher

tersulut-kabar-burung,-pria-banyuwangi-disabet-arit-di-leher
Tersulut Kabar Burung, Pria Banyuwangi Disabet Arit di Leher

detik.com

Banyuwangi

Niat menuntut klarifikasi justru berujung luka serius. Supri (47) tak menyangka langkahnya mendatangi rumah Sutris untuk menanyakan kabar burung tentang dirinya berakhir dengan sabetan arit di leher.

Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan menerangkan, peristiwa tersebut terjadi Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, sejumlah warga tengah bersiap menjalankan ibadah salat Jumat. Supri mendatangi rumah Sutris dalam kondisi emosi. Sutris yang kini berstatus tersangka diketahui sedang tidur usai bekerja.

“Korban (Supri) datang ke rumah pelaku dengan menendang pintu kamar sambil berteriak dan menantang pelaku duel keluar rumah,” ujar AKP Budi Hermawan saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AKP Budi menyebut, Supri tersulut emosi setelah mendapat informasi bahwa Sutris telah mencemarkan namanya kepada sejumlah warga. Supri pun berniat melampiaskan emosinya karena merasa dirugikan.

“Korban merasa nama baiknya dicemarkan karena pelaku menyampaikan kepada warga bahwa selama tiga tahun merawat sapi milik korban hanya dibayar Rp 300 ribu. Hal ini membuat korban merasa tidak dipercaya oleh lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Pelaku yang tengah tidur pulas terganggu oleh teriakan korban yang disertai gedoran pintu kamar. Sutris kemudian bangun dan menghunus sebilah arit yang berada di atas meja. Keduanya terlibat cekcok mulut di teras rumah.

“Dalam cekcok itu, korban sempat mencekik leher pelaku. Pelaku lalu mengayunkan sabit satu kali ke arah leher korban hingga menyebabkan luka robek di bagian leher kiri,” jelas Budi.

Dalam kondisi terluka, korban berusaha membalas dengan menjambak rambut pelaku hingga terjadi pergulatan. Sabit yang digunakan pelaku terjatuh sebelum akhirnya warga sekitar datang dan melerai pertikaian tersebut.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSBH Krikilan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan sejumlah saksi. Pelaku diamankan untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

20D

(auh/hil)